Anies Imbau Warga Tak Datangi Tempat Pemotongan Hewan Kurban

Tiara Aliya - detikNews
Minggu, 18 Jul 2021 13:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Dok. Pemprov DKI)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau warga tak menyambangi tempat pemotongan hewan kurban saat hari raya Idul Adha mendatang. Anies menegaskan hewan kurban akan dibagikan langsung oleh panitia ke rumah-rumah warga.

"Kami mengimbau untuk tidak mendatangi tempat-tempat pemotongan, dikerjakan oleh panitia saja dan dibagikan oleh panitia langsung ke rumah penerima," kata Anies di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (18/7/2021).

Anies mengatakan pembagian hewan kurban secara door to door sudah dilakukan sejak tahun lalu untuk menghindari penyebaran virus Corona. Jadi, lanjutnya, warga tidak perlu mengantre untuk mengambil jatah daging kurban.

"Sehingga tidak perlu ada yang antre untuk mengambil daging hewan kurban. Semuanya dibagikan ini sudah dilakukan tahun lalu dan tahun ini mengulang," sebutnya.

Anies juga mengimbau agar ibadah salat Idul Adha tak digelar di lapangan atau di masjid sesuai anjuran Kementerian Agama. Anies meminta warga tetap menjalankan ibadah Idul Adha di rumah masing-masing.

"Saya minta seluruh masyarakat untuk melaksanakan hari raya Idul kurban ini sesuai dengan anjuran edaran Menag. Kita sadari ini masa pandemi di satu sisi menjalankan kegiatan Idul Adha, di sisi lain menjalankan ketentuan protokol kesehatan sehingga syariat terlaksanakan, tetapi keselamatan juga tertunaikan," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan Idul Adha jatuh pada 20 Juli 2021. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kembali soal aturan pelaksanaan ibadah Idul Adha di masa pandemi virus Corona (COVID-19).

Ada dua aturan yang telah dikeluarkan oleh Menag. Pertama, edaran Menteri Agama No SE 16 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran, Salat Idul Adha, dan Pelaksanaan Kurban Tahun 1442 H/2021 M di Luar Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Kedua, edaran Menteri Agama No SE 17 tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban Tahun 1442 H/2021 M di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Soal malam takbiran dan salat Id, Menag mengimbau agar dua kegiatan itu dilakukan di rumah masih-masing bagi daerah yang masuk area PPKM darurat.

"Kami meminta supaya takbiran dan salat Idul Adha di wilayah PPKM darurat dilakukan di rumah masing-masing. Di luar PPKN darurat, dan bukan termasuk zona merah dan zona oranye, malam takbiran dan salat Idul Adha dapat dilakukan setelah memenuhi ketentuan sebagai sebagaimana Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2021," ujar Yaqut seperti dalam akun YouTube Kemenag, Sabtu (10/7/2021).

Menag juga meminta agar penyembelihan hewan kurban tidak menciptakan kerumunan. Penyembelihan, kata Menag, dilakukan di rumah potong hewan.

Simak video 'Pertimbangan Pemerintah Batasi Aktivitas Masyarakat Saat Idul Adha':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)