PAN Minta Masyarakat Ikhlas Maafkan Kadernya soal RS Khusus Pejabat

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Sabtu, 17 Jul 2021 13:33 WIB
Jakarta -

Wasekjen DPP PAN Rosaline Rumasuew meminta pemerintah membuat rumah sakit (RS) khusus pejabat. Sekjen PAN Eddy Soeparno menyebut Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) sudah meminta maaf sekaligus meminta keikhlasan masyarakat membuka pintu maaf.

"Tetapi intinya gini, Pak Zulhas atas nama DPP PAN sudah meminta maaf. Kami mohon kerelaan-keikhlasan masyarakat untuk bisa membuka pintu maaf bagi kader-kader kami," ujar Eddy kepada wartawan, Sabtu (17/7/2021).

Selain itu, Eddy menyampaikan Zulhas sudah menegur kader-kadernya yang meminta RS khusus pejabat. Menurutnya, tidak ada niat buruk sama sekali dari para kader karena mereka hanya salah ucap.

"Ketum DPP PAN Pak Zulhas sudah meminta maaf secara terbuka kepada publik. Dan Pak Zulhas juga sudah sampaikan beliau telah menegur kader-kadernya yang kepeleset bicaranya. Tidak ada niat buruk dari kader-kader itu, mungkin hanya salah ucap saja," tuturnya.

"Ya pada prinsipnya itu saja yang disampaikan oleh Ketum. Dan semua kader PAN patuh dan taat pada instruksi Bapak Ketum," imbuh Eddy.

Sebelumnya, Rosaline Rumaseuw menyoroti banyak pejabat negara positif COVID-19 dan sulit mendapatkan fasilitas kesehatan. Rosaline meminta pemerintah membuat RS khusus pejabat.

Sementara itu, Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay juga mengeluarkan pernyataan serupa. Saleh merasa kehilangan atas meninggalnya anggota DPR RI Fraksi PAN John Siffy Mirin karena Corona. Saleh tak ingin lagi ada anggota DPR yang tidak mendapatkan ruang ICU di rumah sakit.

"Saya tidak mau lagi misal mendengar ada anggota DPR yang tidak dapat tempat ICU seperti yang dialami anggota Fraksi PAN saudaraku John Siffy Mirin, anggota DPR dari Papua Fraksi Partai Amanat Nasional tidak dapat ICU, ya," kata Saleh.

(aud/aud)