Warga Bogor yang Isoman Dapat Bantuan 1 Ton Ikan & 4.000 Olahan Ikan

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 21:37 WIB
Bima Arya Saat Menerima Bantuan Ikan dari KKP
Foto: Pemkot Bogor
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menerima bantuan ikan dan produk ikan olahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Melalui Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), KKP menyalurkan bantuan untuk warga Kota Bogor terdampak COVID-19 secara ekonomi dan warga yang tengah isolasi mandiri (isoman).

Bantuan terdiri dari 1 ton ikan beku, 2.500 kaleng ikan sarden, 500 pack bandeng presto (UKM Bogor), 500 pack bakso tahu ikan Miwiti (UKM Bogor) dan 500 pack ikan krispy Sipetek (UKM Bogor).

Wali Kota Bogor Bima Arya yang menerima bantuan secara simbolis menuturkan saat ini semua pihak berpacu dengan waktu. Pemkot Bogor, kata Bima, berupaya mengendalikan COVID-19, dan di sisi lain juga harus memikirkan logistik untuk warga.

"Banyak warga yang isoman sekarang yang membutuhkan bantuan dan juga warga yang secara ekonomi betul-betul terpapar, seperti pedagang, buruh harian, pengemudi online dan lain-lain," katanya di teras Balai Kota Bogor, Jumat (16/7/2021).

Ia menambahkan Pemkot Bogor menyalurkan bantuan lewat Posko Logistik Darurat PPKM yang dikelola Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya. Bantuan ditargetkan untuk dua segmen, yakni warga yang sedang isoman dan warga yang membutuhkan karena terdampak pandemi.

"Kami berterima kasih atas bantuannya, karena selain bantuan kebutuhan pokok kita juga membutuhkan bahan makanan yang punya nilai tambahan gizi, karena bukan hanya mengenyangkan tetapi meningkatkan imunitas. Bantuan ini sangat bermanfaat, akan kita salurkan secara cepat kepada target yang betul-betul membutuhkan dan mudah-mudahan ini bukan yang terakhir," ungkap Bima.

Dirjen PDSPKP-KKP Artati Widiarti menyampaikan pihaknya berupaya membantu dan berpartisipasi menangani COVID-19. Adapun penyaluran bantuan pangan ini sekaligus menggiatkan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang bertujuan untuk meningkatkan imunitas dan membantu masyarakat pengrajin ikan.

"Tadi pak wali sampaikan, saat ini masyarakat butuh asupan makanan bergizi untuk meningkatkan imunitas. Program bantuan yang kami bawa ini sebagian produk UKM dari Kota Bogor. Jadi, kami sekaligus menjaga keberlangsungan perekonomian dari para pengrajin olahan ikan dari Kota Bogor. Ada ikan segar, ada juga produk yang siap makan. Mudah-mudahan nanti bisa langsung terdistribusi dan bermanfaat," urai Artati.

Ia menambahkan bantuan ini diharapkan bisa menjadi stimulus bagi kegiatan ekonomi bidang perikanan di Kota Bogor.

Sementara itu, Koordinator Posko Logistik PPKM Darurat Kota Bogor Muzakkir menuturkan, ini merupakan kali kedua pihaknya menerima bantuan dari KKP. Sebelumnya Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) KKP memberikan 5 ton ikan kembung.

"5 ton ikan kembung ini mulai tadi pagi sudah didistribusikan kepada seluruh warga isoman yang ada di Kota Bogor melalui data kelurahan masing-masing. Nah, bantuan hari ini kita simpan dulu di cold storage, tapi yang sarden atau ikan yang siap konsumsi akan kita gabung dengan paket sembako, kita akan atur," jelas Muzakkir yang merupakan Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor ini.

(ncm/ega)