Sederet Upaya BNPT Selama 11 Tahun Atasi Terorisme di Tanah Air

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 12:39 WIB
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar.
Foto: dok. BNPT

Pencegahan Ideologi Radikalisme Terorisme di Dunia Maya

Guna mencegah penyebaran radikalisme khususnya di kalangan anak muda, BNPT menjalankan program kontra propaganda melalui website dan media sosial yang dikelola oleh Humas dan tim Pusat Media Damai (PMD). Melalui program ini BNPT membentuk BNPT TV Channel, dan membangun jejaring komunitas damai yang melibatkan para anak muda untuk mencegah penyebaran konten-konten propaganda via konten digital.

BNPT TV Channel merupakan platform TV digital yang menyuguhkan tayangan edukatif dan menghibur seputar penanggulangan terorisme di Indonesia. Saat ini terdapat 10 program yang dapat disaksikan melalui portal www.tv.bnpt.go.id atau aplikasi BNPT TV di PlayStore.

Lebih lanjut, upaya kontra propaganda juga dijalankan melalui Pusat Media Damai (PMD) yang meliputi kegiatan monitoring, analisa dan kontra propaganda melalui pengelolaan website dan media sosial. PMD BNPT juga membuat aplikasi Getar Media sebagai aplikasi berbasis selular. Ada tiga fungsi dari aplikasi tersebut, yakni aggregator media, diskusi dan konsultasi online, serta lapor situs dan akun radikal.

"Adanya aksi terorisme yang dilakukan oleh generasi muda dan kaum perempuan yang belakangan ini terjadi, karena adanya rekruitmen oleh mereka yang tergabung dalam kelompok jaringan terorisme. Oleh karena itu, kami berharap dengan bertambahnya usia BNPT, kita dapat bersama-sama menyatukan satu tujuan serta berperan aktif memaksimalkan implementasi dari Perpres Nomor 71 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme berbasis Kekerasan yang mengarah pada terorisme (RAN PE)," papar Boy.

Upaya kontra propaganda juga dilakukan melalui media cetak, seperti pembuatan dan pencetakan buku, majalah, modul, buku panduan, dan lainnya.

Selain itu, BNPT mendelegasikan insan muda untuk menjadi Duta Damai di berbagai wilayah. Sampai dengan saat ini, telah terbentuk dan Duta Damai Dunia Maya di 13 Provinsi di Indonesia. Ada pula Duta Damai Asia Tenggara di 7 Negara, yaitu Malaysia, Laos, Filipina, Vietnam, Cambodia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand.

Pencegahan Terorisme dengan Melibatkan Masyarakat

Upaya pencegahan terorisme tak dapat dilakukan secara sepihak oleh pemerintah. Oleh sebab itu, BNPT melibatkan masyarakat untuk aktif dalam gerakan mencegah persemaian terorisme.

Pelibatan masyarakat direalisasikan melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT). Di tahun 2019, FKPT telah terbentuk di 32 Provinsi. Tambahan FKPT di 3 provinsi terbentuk pada tahun 2020.

BNPT lantas memberdayakan FKPT tersebut untuk ikut menjalankan program-program yang dibuat. Terdapat lima bidang kegiatan dalam pemberdayaan FKPT. Termasuk di antaranya kegiatan bidang agama, Sosial, dan budaya, bidang media massa, hukum, dan humas, bidang pemuda dan pendidikan, bidang perempuan dan anak, serta bidang pengkajian dan penelitian.

Selain FKPT, pelibatan masyarakan dalam pencegahan terorisme juga diperkuat melalui payung hukum Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme. Melalui RAN PE, BNPT berharap terjadi peningkatan perlindungan hak atas rasa aman seluruh warga negara. Stabilitas keamanan dan terbangunnya kerukunan dianggap penting. Sebab tidak mungkin berhasil membangun negara tanpa adanya situasi yang kondusif.

Sebagai implementasi dari Perpres 7 Tahun 2021 dan upaya untuk membangun BNPT sebagai Center of Excellence, dibentuklah Indonesia Knowledge Hub on Counterring Terorism and Violent Extremism (IKHub) dengan fokus untuk memperkuat kerjasama, koordinasi, dan kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, masyarakat sipil, maupun mitra pembangunan Internasional.

Lanjut ke Sinergi Antarlembaga