Anggota Geng Motor DPO Penyerang Polisi di Cilandak Jaksel Ditangkap!

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 11:31 WIB
Polisi tangkap geng motor penyerang polisi di Cilandak
Polisi menunjukkan foto M Aldi Royya, DPO penyerang Aiptu Suwardi di Cilandak, Jaksel. (Annisa/detikcom)
Jakarta -

M Aldi Royya alias Penyok (18), anggota geng motor yang diburu terkait penyerangan polisi di Cilandak, Jakarta Selatan, ditangkap polisi. Aldi kini diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Iya ditangkap (Subdit) Jatanras tadi malam," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi, Jumat (16/7/2021).

Tubagus belum menjelaskan lebih lanjut perihal kronologi penangkapan M Aldi. Dia menyebut saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan.

"Lagi diperiksa, lagi dimintai keterangan. Tapi yang jelas kalau konfirmasi sudah diamankan, jawabannya sudah (ditangkap)," katanya.

Sebelumnya, polisi mengeluarkan status daftar pencarian orang (DPO) atas satu pelaku yang masih jadi buron.

Dalam foto status DPO tersebut, pelaku yang masih jadi buron itu bernama Muh Aldi Royya alias Penyok, berusia 18 tahun.

Pelaku diketahui berdomisili di daerah Sukmajaya, Depok. Aldi diduga melanggar Pasal 170, 212, 214, 216, dan 270 KUHP atas tindakan melakukan penyerangan kepada petugas.

"Diharapkan bantuan informasi dari seluruh masyarakat. Hubungi hotline Satreskrim Polrestro Jakarta Selatan: 0813-7070-4072 atau Kanit Krimum Iptu Tasyuri: 0812-8680-6666," demikian keterangan foto status DPO atas nama pelaku Aldi, seperti dilihat detikcom Sabtu (10/7).

3 Orang Jadi Tersangka

Polisi telah menangkap delapan orang anggota geng motor penyerang polisi yang tengah membubarkan balapan liar di Cilandak, Jakarta Selatan. Dari delapan orang itu, tiga di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiganya adalah Michael (26), Gabriella (24), dan Anastasia (21). Ketiganya ada yang berstatus pelajar, freelance, dan juru masak.

"Tersangka merupakan warga Depok. Saat melakukan penganiayaan, pelaku dalam keadaan sadar, tidak mau mendengar imbauan kepolisian. Ini perilaku brutal yang tidak bisa ditolerir," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah dalam konferensi pers di Polres Jaksel, Jumat (9/7).

Lihat juga Video: Bahaya! Jangan Lakukan Ini Saat Terjebak Balap Liar

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mei)