Hendak Pasok 121 Kg Sabu ke Jakarta, 2 Pria Divonis Penjara Seumur Hidup

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 12:25 WIB
Ilustrasi narkoba/ ilustrasi sabu, ilustrasi barang bukti sabu
Ilustrasi sabu (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pengadilan Tinggi (PT) Bandung menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada dua warga Aceh, Muhammad Khairul Azmi (29) dan Muslim (44). Mereka terbukti hendak memasok 121 kg sabu dan 80 ribu lebih pil ekstasi dari Malaysia ke DKI Jakarta.

Hal itu tertuang dalam putusan PT Bandung yang dilansir di websitenya, Kamis (15/7/2021). Diceritakan, Muhammad Khairul Azmi dan Muslim awalnya dikontak oleh bandar narkotika Malaysia, Faisal, pada Januari 2020. Keduanya diminta untuk mengurus peredaran sabu dan ekstasi di Jakarta serta sekitaranya. Hal itu disaggupi Muhammad Khairul Azmi dan Muslim.

Muhammad Khairul Azmi dan Muslim berangkat ke Cikarang untuk memuluskan aksinya. Di Jalan Industri Raya, Cikarang, Muhammad Khairul Azmi dan Muslim menyewa sebuah ruko yang disarukan menjadi gudang beras dengan harga sewa Rp 51 juta.

Pada 21 Maret 2020, 495 karung beras masuk ke gudang beras Muhammad Khairul Azmi dan Muslim. Tidak berapa lama kemudian, Faisal menelepon Muhammad Khairul Azmi dan menyatakan bahwa di salah satu karung itu ada paket narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Atas perintah Faisal, narkoba itu kemudian berpindah tangan ke kurir lain. Sebulan setelahnya, Faisal memerintahkan Muhammad Khairul Azmi dan Muslim untuk pindah tempat dan mencari gudang baru. Disewalah sebuah gudang di Jalan Puspa, Kabupaten Bekasi dengan tarif Rp 93,5 juta.

Pada akhir Mei 2020, sebanyak 500 karung beras masuk ke gudang Muhammad Khairul Azmi dan Muslim. Dan seperti modus sebelumnya, di antara ratusan karung beras itu terdapat narkotika jenis sabu 66 kg. Semua atas perintah Faisal yang duduk manis di Malaysia.

Selang empat hari, paket 66 kg sabu itu akan dipindahtangankan ke kurir untuk diecer ke pengecer. Pengiriman paket menggunakan mobil boks ke ruko Galaxy, Bekasi. BNN yang mengendus transaksi itu menggerebek si kurir, Agustiar.

Simak kronologi penangkapan Muhammad Khairul Azmi dan Muslim selengkapnya di halaman selanjutnya.