4 Residivis Rampok Ratusan Juta di Papua Barat, Ditangkap di Makassar

Reinhard Soplantila - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 12:09 WIB
Ilustrasi tangan diborgol
Ilustrasi pelaku ditangkap (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Makassar -

Unit Jatanras Polrestabes Makassar membekuk empat pelaku pembobol uang milik nasabah bank di Papua Barat. Mereka dibekuk di tempat persembunyiannya di Kota Makassar, Sulsel.

Empat pelaku itu ditangkap setelah Polrestabes Makassar menerima informasi dari anggota Polda Papua Barat terkait pencurian yang dilakukan keempat pelaku. Unit Jatanras Polrestabes Makassar langsung bergerak dan membekuk para pelaku di rumah masing-masing di Kota Makassar.

"Berdasarkan informasi dari personel Polda Papua Barat, terjadi pencurian dengan pemberatan di wilayahnya, maka dari Tim Jatanras Polrestabes Makassar melakukan penyelidikan dan membuahkan hasil, sehingga kami berkoordinasi untuk melakukan penangkapan," ujar Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar Ipda Nasrullah, Kamis (15/7/2021).

Setelah tertangkap, keempat orang ini mengakui perbuatannya dengan memiliki peran masing-masing dalam setiap aksinya. Kejahatan pelaku di mulai dari pemantauan di area bank hingga mengikuti korban dan mencuri uang korban di jalanan saat lengah.

"Pelaku yang diamankan adalah pelaku pencurian dengan pemberatan dengan modus melakukan berbagai peran ada yang bertindak untuk survei di dalam bank, ada yang memantau kendaraan target, setelah itu mengikuti korban yang keluar dari bank, dan memanfaatkan situasi lengah dari target untuk mengambil uang atau barang-barang berharga milik korban," jelas Nasrullah.

Dari hasil interogasi, keempat pelaku mengaku beraksi dua bulan yang lalu di Papua Barat. Sedangkan uang yang berhasil digasak dari korban yakni sebesar ratusan juta rupiah.

"Jumlah kerugian (dari aksi kejahatan di Papua Barat) terakhir yaitu Rp 363 juta," tutur Nasrullah.

Mereka juga diketahui sebagai pelaku pencurian yang tidak kunjung taubat. Pasalnya, keempat pelaku itu tercatat merupakan residivis dengan kasus serupa.

"Dari keempat pelaku ini semua residivis dengan kasus yang sama," pungkasnya.

(jbr/jbr)