Luhut: Please Kita Kompak, Selesai Darurat Corona Mau 'Anu' Lagi Silakan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 09:56 WIB

Peringatan Luhut

Sebelumnya, Luhut mengatakan Corona varian Delta saat ini sudah menyebar di semua provinsi di Indonesia. Luhut menyebut varian Delta ini jauh lebih dahsyat dari varian sebelumnya, yakni varian Alpha.

"Varian Delta ini, menurut yang saya baca, itu lebih hampir atau sekitar 6 kali lebih cepat dari varian Alpha. Atau PSBB 1 dengan PSBB 2," ucap Luhut.

"Ini dari studi yang saya tahu apakah 5 kali atau 6 kali tergantung siapa yang meneliti, tapi yang jelas jauh lebih dahsyat dari varian Alpha yang sebelumnya," imbuh dia.

Karena itu, menurut Luhut, saat ini Indonesia tengah menghadapi musuh yang berbeda. Memang tidak mudah, namun Luhut menekankan pemerintah terus berupaya menghadapi gempuran virus Corona varian Delta itu.

"Jadi kita menghadapi musuh yang beda. Jadi musuh yang beda ini kita dengan segala resources yang ada kita ya kita hadapi. Tapi tidak mudah. Karena nanti akan saya ceritakan kepada Anda bagaimana menyangkut obat, menyangkut tempat tidur, menyangkut oksigen, menyangkut sebagainya," tutur Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menegaskan, bukan hanya Indonesia yang mengalami lonjakan jumlah kasus COVID-19 akibat varian Delta. Sejumlah negara juga mengalami hal yang sama.

"Jangan lihat Indonesia saja yang kena. Itu Inggris juga kena, Belanda kena. Perdana Menteri Belanda kemarin minta maaf karena dia menyetujui lepas masker beberapa waktu yang lalu dan sekarang naik seperti ini. Hari ini juga Malaysia juga sampai hari ini semua juga Delta. Rusia juga, Indonesia, Thailand dan berikutnya. Amerika sendiri juga terjadi kenaikan yang luar biasa," papar dia.


(rdp/tor)