Meluas Pengetatan di Jakarta Sebab Corona Makin Ganas

ADVERTISEMENT

Round-Up

Meluas Pengetatan di Jakarta Sebab Corona Makin Ganas

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 21:13 WIB
Sejumlah petugas memeriksa pengendara motor dan mobil di pos penyekatan Kalimalang, Jakarta. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari penerapan PPKM Darurat.
Penyekatan PPKM darurat di Kalimalang (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya memperketat penyekatan mobilitas masyarakat di memasuki akhir masa PPKM darurat. Penyekatan masuk Jakarta kini diperluas menjadi 100 titik.

Perluasan penyekatan ini diberlakukan mengingat mobilitas masyarakat di dalam kota masih tinggi. Di sisi lain, kasus harian COVID-19 di Indonesia makin ngeri.

Berdasarkan data yang disampaikan Kementerian Kesehatan Rabu (14/7) per pukul 12.00 WIB, hari ini dilaporkan ada tambahan 54.517 kasus positif COVID-19 di Indonesia. Dengan tambahan 54.517 kasus baru, jumlah total kasus COVID-19 di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini menjadi 2.670.046 kasus.


100 Titik Penyekatan

Perluasan penyekatan ini berlaku mulai Kamis (15/7) besok. Penyekatan tidak hanya dilakukan di perbatasan Jakarta dan kota penyangga, tetapi hingga ke jalan-jalan di dalam kota.

"100 titik di titik penyekatan ini akan kita lakukan mulai besok pukul 06.00 WIB," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (14/7/2021).


Pembatasan di Dalam Kota

Selain menyekat kendaraan dari luar Jakarta, polisi juga menilai perlu menerapkan penyekatan di dalam Kota Jakarta. Mengingat, di dalam kota sendiri banyak permukiman dengan mobilitas yang cukup tinggi.

"Bahkan di tengah pusat kota pun ada permukiman-permukiman. Sehingga ketika dilakukan pembatasan, yang ada selama ini di batas-batas kota, ternyata pergerakan di dalam kota masih cukup tinggi, mobilitas dalam kota masih cukup tinggi. Itu kemudian pembatasan tidak hanya di batas kota, tapi kita juga harus bermain di dalam kota.

Tonton video 'Data Sebaran 54.517 kasus Baru Covid-19 RI, Jabar Kedua Setelah DKI':

[Gambas:Video 20detik]



Halaman selanjutnya, penyekatan dibagi dua sesi



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT