Tinjau Vaksinasi Pekerja Ritel di Bandung, Ini Pesan Menaker

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 19:46 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap kedua bagi 2.000 pekerja ritel di Kota Bandung.
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap kedua bagi 2.000 pekerja ritel di Kota Bandung. Vaksinasi COVID-19 untuk pekerja ritel menjadi bagian dari upaya memulihkan dan memajukan industri di Kota Bandung.

"Kita harapkan melalui vaksinasi yang dilakukan secara massal, khususnya bagi pekerja, maka imunitas di kelompok masyarakat dapat terbentuk, sehingga penularan COVID-19 dapat dicegah," ungkap Ida dalam keterangan tertulis, Rabu (14/7/2021).

Ida menjelaskan para pekerja retail termasuk dalam kelompok rentan tertular COVID-19. Sebab dalam pekerjaannya mereka mesti kontak dengan konsumen yang ingin berbelanja kebutuhan pokok.

"Melalui vaksinasi ini, para pekerja ritel bisa bekerja dengan nyaman dan aman dengan para konsumen yang datang untuk berbelanja," kata Ida.

Ia mengingatkan para pekerja ritel untuk tetap mematuhi protokol kesehatan walaupun sudah divaksinasi. Mereka diminta tetap selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan menjaga jarak.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menyampaikan pihaknya akan terus mendukung penuh upaya pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi kepada pelaku industri.

"Vaksinasi yang diberikan kepada pekerja sektor ritel hari ini sangat penting dalam upaya bersama mencapai herd immunity," ujar Anggoro.

Ketua DPP Aprindo Jawa Barat Yudi Hartanto menambahkan melalui vaksinasi ini, para pegawai ritel bisa bekerja dengan nyaman dan aman, termasuk dengan para konsumen yang datang untuk berbelanja.

"Karena kita tidak tahu pembeli yang datang itu datang dari zona apa. Jadi teman-teman harus memproteksi diri sendiri," sebut Yudi.

Turut Hadir dalam tinjauan itu, Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker Indah Anggoro Putri, Staf Khusus Menaker Dita Indah Sari, dan Kadisnaker Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi.

Simak video 'Kata Menkes soal Isu Vaksin Berbayar Lebih Bagus dari Vaksin Gratis':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)