Penumpang Pesawat di Soetta Makin Sepi Jelang 2 Pekan PPKM Darurat

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 18:30 WIB
Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182, tidak mengurungkan warga untuk memakai jasa penerbangan. Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, terlihat tetap ramai.
Ilustrasi suasana di bandara. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Jumlah penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) turun drastis menjelang 2 pekan PPKM darurat berlaku. Jumlah pergerakan pesawat di Soetta pun menurun.

Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M Holik Muwardi, mengatakan ada 13 ribu penumpang yang berangkat tiap hari dari Soetta saat PPKM darurat. Jumlah itu menurun drastis jika dibanding sebelum PPKM darurat, yakni 60 ribu-70 ribu penumpang.

"Sementara untuk pergerakan pesawat, saat ini hanya sekitar 260 pergerakan pesawat. Biasanya di masa sebelum PPKM darurat, pergerakan pesawat mencapai 600-700 pergerakan pesawat," kata Holik kepada wartawan, Rabu (14/7/2021).

"Dalam masa PPKM darurat ini, penurunan penumpang tentu sejalan dengan imbauan pemerintah. Di mana, masyarakat diminta untuk tidak melakukan perjalanan kecuali hal yang mendesak," sambungnya.

Dia mengatakan pemeriksaan terkait syarat penerbangan bagi calon penumpang telah diperketat sejak PPKM darurat berlaku. Menurutnya, penumpang sudah memahami dengan baik syarat untuk perjalanan udara.

"Di awal penerapan masa PPKM darurat, memang ada penumpang yang masih belum melengkapi persyaratan, sehingga bisa dilakukan reschedule oleh maskapai terkait. Tapi saat ini, penumpang sudah tersosialisasikan dengan baik tentang persyaratan yang dibutuhkan terbang dari CGK," ucapnya.

Pemerintah telah menerapkan PPKM darurat untuk mengurangi penyebaran virus COVID-19. PPKM darurat diberlakukan mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Simak video 'Indonesia Perketat Aturan Perjalanan Internasional':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)