Demo Tolak Otsus Jilid II, 23 Mahasiswa di Jayapura Papua Ditangkap

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 15:41 WIB
23 Mahasiswa Uncen Papua ditangkap karena tolak bubarkan diri saat demo tolak Otsus Jilid II
Foto: 23 Mahasiswa Uncen Papua ditangkap karena tolak bubarkan diri saat demo tolak Otsus Jilid II (dok. LBH Papua)
Jakarta -

Polisi menangkap 23 mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) yang melakukan demo menolak Otonomi Khusus (Otsus) Papua jilid II. Mereka ditangkap dari 3 tempat yang berbeda dan dibawa ke Polresta Jayapura, Papua.

"Berdasarkan jumlah keseluruhan yang ditangkap, ada 23 orang masa mahasiswa dan pemuda yang ditangkap. Masing-masing ditangkap dari 3 tempat yang berbeda," ujar Direktur LBH Papua Emmanuel Gobay melalui pesan singkat, Rabu (14/7/2021).

Dalam penangkapan itu, Gobay menyebut setidaknya ada 5 massa aksi yang mendapat kekerasan dari aparat. Akibatnya, mereka mengalami luka-luka.

"Kurang lebih ada 5 orang massa aksi yang mengalami luka-luka akibat tindakan represif yang dilakukan oleh aparat keamanan. 5 orang yang mengalami luka-luka itu mendapatkan tindakan kekerasan di tempat yang berbeda-beda, di antaranya 3 orang di Uncen Bawah Abepura, 1 orang di Uncen Atas Waena, dan 1 orang di Dok 8," tuturnya.

"Selain dari 5 orang itu ada juga massa mahasiswa lain yang dipukul namun tidak diangkut ke Mapolresta Jayapura," sambung Gobay.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kata Gobay, 23 mahasiswa itu ditangkap lantaran tidak mau membubarkan diri. Maka dari itulah puluhan massa diangkut ke Mapolresta Jayapura.

"Kami mendapatkan keterangan dari pihak kepolisian bahwa alasan penahanan massa aksi mahasiswa dan pemuda ini dikarenakan mereka tidak membubarkan diri saat diminta bubar. Sehingga pihak kepolisian mengamankan massa aksi ke Mapolresta Jayapura," imbuhnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal membenarkan adanya penangkapan terhadap mahasiswa di Papua saat demo tolak Otsus. Kamal menjelaskan pihaknya sudah mengingatkan para mahasiswa untuk tak unjuk rasa.

Hanya saja, para mahasiswa tetap menggelar demo. Kamal mengungkapkan Kota Jayapura sedang dalam situasi zona merah COVID-19.

"Kota Jayapura COVID merah, sudah diingatkan tidak laksanakan unjuk rasa," ucap Kamal saat dihubungi terpisah.

Berikut beberapa nama mahasiswa yang ditahan, berdasarkan keterangan dari korlap aksi, Alfa Hisage:

1. Gerson pigai
2. Yabet Dekei
3. Maikel Pekei
4. Enggel You
5. Doni Pekei
6. Fredi Tekege
7. Oliso Pakage
8. Jekson Addi
9. Harun Pigai
10. Martinus keiya
11. Yulius Tekege
12. Abniel Doo (dipukul, kepalanya bocor, jari tangan)
13. Amandus Pokuai (dipukul di bagian tangan kiri)
14. Leo Pekei (dipukul kepalanya)
15. Cristian Kobak
16. Venus Kabak
17. Mellky Asso
18. Manu Iyaba
19. Oktovianus Gobai
20. Yarius Yando
21. Aminas Heluka
22. Edi Payage.

Simak juga 'Kelompok Masyarakat di Papua Dukung Kelanjutan Otonomi Khusus':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)