Viral Guru di Medan Diduga Pungli Calon Siswa, Gubsu: Pecat!

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 15:08 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah-detikcom)
Foto: Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah-detikcom)
Medan -

Sebuah video berisi rekaman percakapan oknum guru diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada orang tua calon siswa viral. Percakapan itu diduga dilakukan guru dan orang tua calon siswa SMA negeri di Medan.

Dilihat detikcom pada Rabu (14/7/2021), dalam video terlihat wajah seorang pria yang disebut oknum guru di SMA negeri tersebut. Oknum tersebut disebut guru pendidikan jasmani dan kesehatan (penjaskes).

Dalam video itu terdengar seorang wanita yang mempertanyakan tawaran biaya administrasi untuk masuk ke sekolah. Wanita itu disebut sebagai orang tua calon siswa.

"Ini mama (menyebut nama) yang Bapak telepon tadi, kebetulan papanya sudah saya tanya mengenai biaya administrasi yang Bapak sebut tadi sekitar Rp 10 juta ya, pak," ucap ibu calon siswa tersebut.

Setelah suara wanita, terdengar suara seorang pria yang disebut sebagai oknum guru. Suara pria itu meminta agar wanita itu datang langsung ke sekolah membahas hal itu.

"Gini aja lah, Bu, saya sudah mau balik pula, ke sekolah aja lah," kata suara pria itu.

Suara pria dalam video sempat mengatakan bahwa pendaftaran calon siswa sudah ditutup. Namun dia tetap meminta wanita itu untuk datang ke sekolah untuk membahas hal itu karena rumah wanita itu tidak jauh dari sekolah.

Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi saat dimintai tanggapan mengatakan guru tidak boleh melakukan pungutan. Jika terbukti pungli, guru itu diminta untuk dipecat.

"Ya dipecat, guru kencing berdiri, murid kencing berlari," kata Edy kepada wartawan di rumah dinas Gubsu, Medan.

Simak juga 'Amarah Gubsu Edy Saat Sidak 5 Kantor Dinas: Banyak yang Main-main!':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)