BIN Ketuk Pintu untuk Suntik Vaksin COVID, Warga Medan Senang

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 14:27 WIB
Petugas mulai melakukan vaksinasi COVID-19 secara ketuk pintu (door to door) di Medan. Warga mengaku senang. (Datuk Haris/detikcom)
Petugas mulai melakukan vaksinasi COVID-19 secara ketuk pintu (door to door) di Medan. Warga mengaku senang. (Datuk Haris/detikcom)
Medan -

Petugas mulai melakukan vaksinasi COVID-19 secara ketuk pintu (door to door) di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Langkah itu diambil untuk mempercepat proses vaksinasi.

Pantauan detikcom, Rabu (14/7/2021), vaksinasi secara door to door dilakukan di Jalan H Abd Manaf Lubis, Lingkungan VI, Kelurahan Tanjung Gusta, Medan Helvetia. Vaksin ini digelar Badan Intelijen Negara (BIN) dibantu oleh Pemprov Sumut, Pemko Medan, serta TNI-Polri.

Petugas lalu mendatangi rumah warga. Mereka awalnya melakukan sosialisasi kepada warga. Setelah itu, warga yang sudah mendapat pemahaman dari petugas pun menjalani vaksinasi.

"Terima kasih, Pak Presiden, Pak Kepala BIN RI, yang telah memberikan vaksinasi 1.000 dosis di Kecamatan Medan Helvetia," kata Camat Medan Helvetia Andy Siregar kepada wartawan di lokasi.

Andy mengatakan masyarakat sangat membutuhkan vaksin tersebut. Andy mengatakan warganya senang atas program vaksinasi ketuk pintu ini.

"Karena animo masyarakat dengan COVID-19 sekarang ini sangat tinggi kepedulian untuk melaksanakan vaksinasi. Masyarakat sangat senang, karena tidak harus antre, tidak harus ke luar rumah bisa melaksanakan di rumah," ujar Andy.

Andy menambahkan terobosan vaksinasi secara door to door dilakukan mengingat pemberlakuan PPKM darurat di Medan. Juga agar warga tidak perlu berkerumun untuk mendapatkan vaksin.

"Iya benar. Bahwasanya dengan adanya pelaksanaan door to door vaksinasi COVID-19 ini, masyarakat tidak akan bertumpuk-tumpuk ataupun melakukan kerumunan-kerumunan," ujar Andy.

Petugas mulai melakukan vaksinasi COVID-19 secara ketuk pintu (door to door) di Medan. Warga mengaku senang. (Datuk Haris/detikcom)Screening terhadap warga dilakukan sebelum suntik vaksin COVID-19. (Datuk Haris/detikcom)

Salah satu warga yang divaksinasi door to door, Novita, mengaku senang bisa mengikuti vaksinasi. Dia mengaku tak perlu mengantre untuk mendapatkan vaksin gratis.

"Saya senang. Nggak perlu ngantre. Kita di rumah, tapi terima divaksinasi," kata Novita.

Novita menyebut, selama ini belum divaksinasi lantaran di daerahnya belum ada kegiatan vaksinasi. Ketika mendapat informasi adanya vaksinasi tersebut, dirinya langsung mengikuti.

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sumut Brigjen Asep Jauhari Puja Laksana mengatakan pelaksanaan vaksinasi kepada pelajar dan dari pintu ke pintu (door to door) ini dilaksanakan satu hari. Direncanakan akan ada 3.000 suntikan vaksin dalam kegiatan ini.

"Untuk target, di sini 1.000 (dosis suntikan), di SMA 1, 1.000 (suntikan). Di Helvetia (door to door) ditargetkan 1.000," ucap Brigjen Asep.

Digelar di 14 Provinsi

Vaksinasi untuk pelajar SMP-SMA dan door to door ke rumah warga digelar di 14 provinsi yang menjadi daerah episentrum penyebaran COVID-19. Sekitar 50 ribu warga bakal divaksinasi.

"Kami laporkan ke Presiden bahwa kegiatan vaksinasi kepada pelajar dan door to door dilaksanakan di 14 provinsi daerah episentrum, 15 kabupaten/kota, serta 32 titik baik itu di DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Kaltim, Sulsel, dan Papua," kata Kepala BIN Budi Gunawan seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (14/7).

Dia memerinci, seluruh peserta vaksinasi berjumlah kurang-lebih 50 ribu orang, yang terdiri atas 15 ribu pelajar SMP, 15 ribu pelajar SMA, dan 20 ribu warga peserta vaksinasi door to door.

Budi menjelaskan, vaksinasi door to door ini mengadopsi metode yang dilakukan di negara lain. Diharapkan vaksinasi ini dapat menjangkau seluruh kalangan masyarakat.

Presiden Jokowi pun mengapresiasi kegiatan vaksinasi door to door ini. Jokowi juga berterima kasih kepada pihak yang telah membantu sehingga masyarakat mau divaksinasi.

"Bagus, door to door bagus. Artinya, kita mendatangi dari rumah ke rumah yang ingin vaksin segera disuntik. Saya kira program dari rumah ke rumah ini bagus sekali," ujar Jokowi.

Simak video 'BIN Gelar Vaksinasi Door To Door ke Rumah Warga di 14 Provinsi':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)