Miris! Ibu di Makassar Suruh Putrinya Curi Sepatu-Paket di Rumah Warga

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 12:31 WIB
poster
Ilustrasi pencuri (Edi Wahyono/detikcom)
Makassar -

Seorang ibu di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), AL alias Tari (21) tega menyuruh putri kandungnya yang masih berusia 7 tahun untuk mencuri sepatu dan paket kiriman di teras rumah warga. Akibat perbuatannya itu, Tari digelandang ke kantor polisi.

"Iya anaknya yang AL, artinya dia suruh anak perempuannya yang masih berumur 7 tahun supaya dia ambil itu paket," ujar Kasi Humas Polsek Tamalanrea Aipda M Khalis saat dimintai konfirmasi, Rabu (14/7/2021).

M Khalil mengatakan pelaku AL beraksi bersama seorang kakak laki-lakinya. Saat itu, kakak-adik itu awalnya melihat sepasang sepatu di teras rumah warga di Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, pada Rabu (7/7). Selanjutnya AL menyuruh putrinya mengambil sepatu tersebut.

Kemudian pada keesokan harinya, lanjut M Khalil, AL dan kakak laki-lakinya kembali melihat sebuah paket di teras rumah warga atau korban yang sama. Selanjutnya, pelaku AL kembali menyuruh putrinya mencuri paket tersebut.

"Jadi anak itu saat mengambil terekam CCTV dan korban juga setelah lihat CCTV dia kenal dengan anak ini," ucap Khalil.

Dengan bukti rekaman CCTV, korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tamalanrea. Polisi yang menyelidiki laporan korban menemukan fakta bahwa anak perempuan berusia 7 tahun itu mencuri atas perintah dari AL alias Tari atau ibunya. Polisi kemudian menangkap AL alias Tari.

"Pelaku mengakui dia yang suruh anaknya ambil itu sepasang sepatu sama paket berisi peralatan rumah tangga, seperti tali jemuran dan lain-lain," katanya.

Kepada polisi, Tari mengakui kakak laki-lakinya berinisial L juga terlibat dalam kasus ini. Namun kakak pria Tari itu masih dalam pengejaran polisi.

"Menurut keterangannya yang perempuan, kakaknya sekarang di Palu," turut Khalil.

Saat ditanya soal motif pencurian, Khalil menduga Tari nekat menyuruh putrinya karena masalah ekonomi. Dia juga mengatakan insiden pencurian ini baru yang pertama kali dilakukan pelaku.

"Untuk saat ini baru kali ini. Artinya, yang pencurian paket itu. Kalau motifnya sih kemungkinan ekonomi, ya," pungkas M Khalil.

Kini AL alias Tari ditetapkan menjadi tersangka. Pelaku dijerat polisi dengan Pasal 363 KUHP.

Tonton juga Video: Santri yang Tewas Dikeroyok Gegara Curi Rp 100 Ribu Yatim Piatu

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)