Penggerak PKK di Daerah Diminta Sinergi dengan Pemda soal Program Kerja

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 12:08 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) bergerak cepat mencegah stunting dan berperan dalam mengendalikan pandemi COVID-19.
Foto: Dok. Kemendagri
Jakarta -

Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Tri Tito Karnavian berharap program kerja TP-PKK di daerah bersinergi dengan program pemerintah daerah. Karena itu, TP-PKK perlu memahami berbagai program unggulan dan prioritas yang dimiliki pemerintah daerah.

Menurut Tri, TP-PKK dapat memetakan pelaksanaan 10 program pokok yang diemban TP-PKK. Selain itu, program kerja juga perlu disusun sesuai dengan potensi yang dimiliki daerahnya masing-masing.

"Ibu-ibu selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi masing-masing agar bisa membuat program kerja yang berdasarkan potensi yang dimiliki oleh daerah masing-masing sejalan dengan pengelolaan 10 program PKK tersebut," ujar Tri dalam keterangan tertulis, Rabu (14/7/2021).

Dalam acara pelantikan Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah dan Provinsi Jambi secara virtual, hari ini, Tri menyadari keberhasilan pelaksanaan program TP-PKK tak lepas dari keterpaduan antara gerakan keswadayaan dan partisipasi masyarakat dengan bimbingan serta fasilitasi dari mitra kerja.

"Karena itu, program pemerintah termasuk di tingkat daerah yang berkaitan dengan peran masyarakat, diharapkan dapat melibatkan peran TP-PKK," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga berharap agar Gubernur Sulawesi Tengah dan Gubernur Jambi dapat memberi perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan program TP-PKK. Terlebih mereka merupakan ketua pembina TP-PKK di daerahnya masing-masing.

"Kiranya dapat memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap program-program PKK," harap Tri.

Adapun Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah yang dilantik adalah Vera Rompas Mastura. Sedangkan Ketua TP-PKK Provinsi Jambi yang dilantik yakni Hesnidar Haris. Keduanya merupakan istri dari masing-masing kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada Serentak 2020.

(akd/ega)