Jaksa Agung Minta Jampidmil Laksda Anwar Hilangkan Dualisme Penuntutan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 11:51 WIB
Jakarta -

Jaksa Agung ST Burhanuddin mewanti-wanti kepada Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil) Laksda TNI Anwar Saadi, yang baru saja dilantik, agar mampu bergerak cepat dalam tata kerja pidana militer. Sebab, kata Burhanuddin, tugas dan tantangan Jampidmil ke depan akan sangat berat.

"Saya tahu tugas Saudara ke depan sangat berat. Sebagai seorang pionir, tentunya Saudara dituntut bergerak cepat dan harus mampu meletakkan dasar-dasar pola kerja dan tata cara kerja sehingga pidana militer mampu menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat," kata Burhanuddin saat memberikan sambutan pelantikan yang disiarkan langsung di kanal YouTube Kejaksaan RI, Rabu (14/7/2021).

Burhanuddin berharap Jampidmil Anwar Saadi dapat menghilangkan dualisme penuntutan yang sering kali menimbulkan disparitas pemidanaan pada jenis pidana yang sama. Dia mengatakan permasalahan yang dihadapi Jampidmil ke depan tentunya ada pada tindak pidana koneksitas yang belum diadili dengan mekanisme yang sepadan.

"Dengan adanya Jampidmil, diharapkan tidak terjadi dualisme kebijakan penuntutan yang cenderung menimbulkan disparitas pemidanaan terhadap jenis tindak pidana yang sama atau dilakukan pada objek waktu dan tempat yang sama, serta mampu menjawab problematika atas tindak pidana koneksitas yang saat ini belum diproses dan diadili melalui mekanisme koneksitas," ungkapnya.

Burhanuddin meminta Anwar Saadi melakukan penegakan hukum secara akuntabel dan berkeadilan. Burhanuddin optimistis Anwar Saadi mampu menjalankan tugas Jampidmil dengan baik.

"Sehingga penegakan hukum dapat dilaksanakan secara akuntabel, objektif, berkeadilan, serta meneguhkan Jaksa Agung sebagai penuntut umum tertinggi," ujarnya.

"Saya yakin Saudara mampu menjawab tentunya dengan dukungan dan kerja sama yang baik di antara bidang, baik itu bidang teknis, bidang pidana khusus, bidang pidana umum, bidang nonteknis seperti bidang pembinaan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Burhanuddin mengakui pelantikan Jampidmil ini sangat istimewa dan bersejarah. Pasalnya, Anwar Saadi adalah Jampidmil pertama yang dilantik untuk melaksanakan tugas di bidang penuntutan.

"Pelantikan kali ini adalah sangat istimewa dan bersejarah karena pada hari ini saya melantik Jaksa Agung Muda Pidana Militer yang pertama sebagaimana kita ketahui pembentukan bidang pidana militer adalah manifestasi dan amanat UU Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer, khususnya penjelasan Pasal 57 ayat 1 yang menyebutkan oditur jenderal dalam melaksanakan tugas di bidang teknis penuntutan bertanggung jawab kepada Jaksa Agung selaku penuntut umum tertinggi di Negara Republik Indonesia," kata Burhanuddin.

Diketahui, Burhanuddin hari ini resmi melantik Laksda TNI Anwar Saadi sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer Kejaksaan Agung (Jampidmil Kejagung). Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keppres penunjukan Laksda TNI Anwar Saadi sebagai Jampidmil.

Pelantikan disiarkan langsung di kanal YouTube Kejaksaan RI. Burhanuddin dan Anwar Saadi tampak menggunakan masker dan sarung tangan. Peserta yang hadir pun tampak menerapkan physical distancing.

Burhanuddin kemudian memimpin jalannya pelantikan dan membacakan sumpah jabatan yang diikuti oleh Anwar Saadi. Hadir Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana dan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Sunarta sebagai saksi dalam pelantikan ini.

Laksda TNI Anwar Saadi diangkat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer Kejaksaan Agung oleh Presiden Jokowi berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 75 TPA Tahun 2021 tanggal 28 Mei 2021. Berdasarkan Keputusan Presiden tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengeluarkan Surat Perintah Nomor: PRIN-25/A/JA/07/2021 tanggal 7 Juli 2021 tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Laksda TNI Anwar Saadi sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer Kejaksaan Agung.



(whn/yld)