Kelakar Anggota DPR soal Vaksin Berbayar: Korban Digotong, Royong Hilang

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 13 Jul 2021 14:22 WIB
The hands in blue glove of the scientist hold the processor
Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/Alernon77)
Jakarta -

Polemik vaksin gotong royong (VGR) berbayar belum menemui ujungnya. Anggota Komisi IX DPR RI Aliyah Mustika Ilham melontarkan kelakar soal vaksin Corona berbayar ini.

Hal itu disampaikan Aliyah Mustika Ilham dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BPOM Penny K Lukito, yang disiarkan akun YouTube DPR RI, Selasa (13/7/2021).

"Sekali lagi, kalau toh pemerintah tetap kekeh memberlakukan penjualan vaksin, mungkin barang kali diubah namanya, bukan vaksin gotong royong lagi, tapi sifatnya vaksin mandiri," kata Aliyah.

Politikus Partai Demokrat ini kemudian melontarkan kelakarnya soal nama vaksin gotong royong. Aliyah tak ingin ada warga yang dirugikan.

"Karena jangan sampai korbannya digotong, royongnya hilang," ujarnya.

Kelakar Aliyah disambut oleh Wakil Ketua Komisi IX Fraksi PKB Nihayatul Wafiroh. Nihayatul mempertanyakan siapa yang digotong dan diroyong.

"Siapa yang digotong? Siapa yang diroyong?" ujarnya.

"Iya, betul," timpal Aliyah.

Di dalam rapat yang sama, Menkes Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menjelaskan kronologi vaksin gotong royong Corona yang berbayar. Menkes Budi mengatakan vaksin Corona berbayar hanya opsi bagi warga.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan video 'Soal Vaksin Mandiri Berbayar yang Jadi Kontroversi':

[Gambas:Video 20detik]