Pemerintah Jamin Tak Akan Biarkan Warga Kelaparan di Tengah PPKM Darurat

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 11 Jul 2021 17:58 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini menginstruksikan jajarannya untuk mendirikan dapur umum di area Balai Wiyata Guna, Kota Bandung. Dapur umum ini akan berfungsi sebagai layanan tanggap darurat pandemi COVID-19.
Menteri Sosial Tri Rismaharini menginstruksikan jajarannya untuk mendirikan dapur umum di area Balai Wiyata Guna, Kota Bandung. Dapur umum ini akan berfungsi sebagai layanan tanggap darurat pandemi COVID-19. (Dok. Kemensos)
Jakarta -

Pemerintah mengaktifkan sejumlah dapur-dapur umum di daerah untuk memproduksi makanan siap saji. Pemerintah menjamin negara hadir dan tidak akan membiarkan warganya kelaparan di tengah PPKM darurat.

"Kemensos RI juga mengaktivasi dapur umum, menyediakan makanan siap saja, untuk disalurkan guna mencukupi kebutuhan makanan bagi tenaga kesehatan dan petugas penjaga penyekatan PPKM di sekitar DKI dan wilayah penyangga," kata juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi, dalam konferensi pers virtual, Minggu (11/7/2021).

Dedy menjelaskan bahwa jumlah makanan siap saji yang diproduksi terus meningkat. Dari tadinya 10 ribu kotak, kini telah mencapai 15 ribu kotak per hari.

"Di awal PPKM darurat, dapur umum ini memproduksi 10 ribu kotak makanan siap saji, sedangkan hari ini produksi makanan sudah mencapai 15 ribu kotak makanan per hari," tuturnya.

Selain itu, Kemensos telah mendirikan dapur-dapur umum ini di sejumlah daerah di luar Jakarta.

"Selain di Jakarta, Kemensos juga telah mendirikan dapur umum di mana PPKM darurat diberlakukan, seperti Kota Surabaya, Kota Bandung, Kota Surakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sleman dan Kota Denpasar," ungkapnya.

Pemerintah memastikan negara hadir untuk warga. Pemerintah tidak akan membiarkan warganya kelaparan.

"Sekali lagi, negara hadir, tidak ada warga negara yang akan dibiarkan dalam kelaparan," ujarnya.

(rdp/knv)