Bangkitkan Imun, Pasien RSDC Wisma Atlet Ini Produksi Konten Humor

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 10 Jul 2021 11:26 WIB
Sigit meningkatkan imun selama menjalani isolasi di RSDC Wisma Atlet dengan membuat video humor (dok pribadi)
Sigit meningkatkan imun selama menjalani isolasi di RSDC Wisma Atlet dengan membuat video humor. (Foto: dok. Pribadi)
Jakarta -

Beragam cara dilakukan pasien positif Corona (COVID-19) untuk meningkatkan imunitas. Satu cerita hadir dari pasien Rumah Sakit Darurat Corona (RSDC) Wisma Atlet.

Pasien bernama Sigit Suryanto menceritakan caranya mengisi waktu selama menjalani masa isolasi di RSDC Wisma Atlet. Sigit memutuskan membuat konten-konten bersifat humor untuk mengisi waktu luang sekaligus meningkatkan imunnya selama menjalani isolasi di RSDC Wisma Atlet.

"Saya bikin postingan untuk menghibur diri sendiri, untuk meningkatkan imun. Gimana biar mengisi waktu luang selama masa pemulihan. Biar naikin imun, saya buat video lucu," kata Sigit dalam perbincangan, Sabtu (10/7/2021).

Sigit telah menjalani hari ke-8 isolasi di RSDC Wisma Atlet. Pria asal Jakarta Timur ini menjalani isolasi seorang diri di RSDC Wisma Atlet.

Dia mengaku video lucu itu awalnya dibuat saat dirinya masih menjalani isolasi mandiri di rumah. Di saat menunggu puskesmas merujuknya ke RSDC Wisma Atlet, dia membuat video humor.

"Di Wisma Atlet berlanjut. Di hari ketiga, saat badan dirasa sudah mulai fit, coba bikin lagi. Biasanya bikin setelah berjemur di pagi hari," katanya.

Dia mengatakan, sebagai orang Betawi, dia suka dengan humor yang dibuat komedian @madunoseng alias Enyakopsah. Dilihat di akun Instagram Sigit, @sigituaje_nih, terlihat ada tiga video yang dibuatnya ala Enyakopsah.

"Saya orang Betawi, suka seniman Betawi. Saya mengikuti @madunoseng, Enyakopsah. Akhirnya saya duetin," katanya.

Satu video lain dibuat Sigit seolah sedang video call (VC) dengan artis sekaligus model Aurelie Moeremans. Sigit mengatakan masih ada video lain yang akan diunggahnya.

Selain memproduksi konten humor, Sigit juga tetap bersilaturahmi untuk meningkatkan imunnya. Dia mengaku terus mengabarkan kepada pihak keluarga setiap perkembangan kesehatannya selama menjalani isolasi di RSDC Wisma Atlet.

"Saya kan juga punya banyak keponakan. Saya kadang video call sama mereka juga," ucapnya.

Dia juga mengaku saling berbagi cerita dengan sesama pasien di RSDC Wisma Atlet. Menurutnya, saling support dengan pasien lain juga bisa meningkatkan imunnya.

"Karena saya kuliah komunikasi, saya berinteraksi dengan sekitar dengan sesama pasien RSDC. Kita cari teman, silaturahmi," ucapnya.

Dia pun memberi pesan kepada masyarakat lain yang terpapar COVID-19 untuk tidak menganggap penyakit itu sebagai aib. Menurutnya, deteksi sedini mungkin dapat menyelamatkan diri dan lingkungan sekitar.

"Di sini bukan seneraka yang kita pikirin. Ini tergantung kita, bisa jadi surga bagi kita. Saya isolasi ke Wisma Atlet juga kita lakukan agar keluarga yang lansia atau punya penyakit riwayat penyakit tidak ikut tertular," ucap dia.

(jbr/hri)