Ada Masjid di DKI Gelar Salat Jumat, MUI: Tak Ada Jaminan Semua Jemaah Sehat

Farih Maulana Sidik - detikNews
Sabtu, 10 Jul 2021 08:15 WIB
Salat Jumat di Sunter Jakut
Salat Jumat di masjid Sunter Jakut saat PPKM darurat (Foto: Tim detikcom)
Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti masih adanya masjid di DKI Jakarta yang menggelar salat Jumat berjemaah saat PPKM darurat. MUI mempertanyakan apakah masjid-masjid itu menjamin semua jemaah yang datang orang yang sehat atau bebas dari COVID-19.

"Untuk sementara, kerumunan dihindarkan karena masjid ini belum bisa dipastikan bahwa yang ikut jemaah semua orang sehat. Itu yang perlu diperhatikan. Kecuali misalkan masjid-masjid ini bisa memastikan bahwa yang jemaah ini hanya orang yang sehat, maka itu tidak menjadi masalah. Tapi kan itu nggak ada jaminan," kata Wasekjen MUI M Ziyad kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).

Ziyad mengatakan selama ini tidak ada masjid yang menyediakan alat tes bebas COVID-19 untuk jemaah yang datang. Oleh karena itu, MUI meminta agar masjid-masjid yang berada di zona merah mengikuti aturan PPKM darurat.

"Karena itulah MUI memberi imbauan untuk masa ini, kecuali ada masjid yang tadi itu memungkinkan bahwa jemaah itu dipastikan hanya orang sehat, itu bisa ditoleransi. Itu pun harus memperhatikan protokol kesehatan, jaraknya, durasi waktu, agar tidak terjadi kerumunan dan seterusnya. Tapi apakah semua itu dijamin?" ucapnya.

Kemudian Ziyad menyinggung pelaksanaan salat berjemaah di zaman Nabi Muhammad SAW ketika terjadi hujan deras. Kala itu, kata dia, Nabi yang tidak ingin pelaksanaan salat berjemaah menimbulkan mudarat bagi jemaah meminta agar ibadah dilakukan di rumah masing-masing.

"Artinya tidak ada kewajiban atau sunah muakad tepatnya untuk salat jemaah itu untuk ke masjid, tapi di rumah masing-masing. Padahal itu bukan wabah, apalagi dalam kondisi wabah yang sekarang ini penyebarannya luar biasa masif dan tinggi," ujarnya.

"Karena itulah menghindarkan mudarat itu didahulukan daripada mengambil maslahat. Toh, ini kan bersifat sementara bukan permanen," tambahnya.

Lihat juga Video: Menag Putuskan Salat Idul Adha di Zona PPKM Darurat Dilakukan Rumah

[Gambas:Video 20detik]