Geser Fasilitas yang Menarik Publik Keluar Jakarta
Rabu, 22 Mar 2006 17:41 WIB
Jakarta -
Jakarta terlalu memiliki fungsi yang terlalu banyak. Selain sebagai ibukota negara, Jakarta juga menjadi pusat industri, hiburan dan pendidikan. Karena itu, pemusatan seperti itu sudah sewajarnya disudahi."Semua kegiatan yang akan menarik orang datang digeser keluar, misalnya seperti UI yang pindah ke Depok," kata Emil Salim usai menjadi pembicara seminar RUU Tata Ruang di Hotel Hilton, Jakarta, Rabu (22/3/2006).Apa parlu ada pemindahan ibukota? "Enggak usah, bukan ibukotanya yang bermasalah tapi karena Jakarta mengembangkan fungsinya," kata Emil.Mantan Menneg Lingkungan Hidup ini juga menilai, tata ruang yang tidak berjalan adalah masalah utama dari pembangungan kota megapolitan. "Semua daerah harus melihat kepentingannya, bagaimana Jakarta, Jawa Barat dan Banten," kata Emil. Pembangunan megapoolitan harus direncanakan dengan matang dan bukan hanya menjadi urusan gubernur. "Seharusnya melibatkan lintas sektoral dari departemen terkait juga," kata Emil.
(nrl/)










































