IDI Ungkap 458 Dokter di RI Gugur Selama Pandemi COVID-19

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 19:05 WIB
Dokter PPDS FK Unair yang bertugas di RSU dr Soetomo meninggal dunia. Dr Putri Wulan Sukmawati diketahui meninggal terpapar COVID-19.
Ilustrasi pelepasan dokter gugur akibat COVID-19. (Esti Widiyana/detikcom)
Jakarta -

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkapkan ada 458 dokter di Indonesia yang wafat sejak awal pandemi COVID-19. Data tersebut tercatat hingga 8 Juli 2021.

"Jadi angka kematian dokter yang per tanggal 8 Juli ya, sekarang tanggal 9 (Juli), jadi sampai hari kemarin itu kita sudah mencatat ada 458 dokter," kata Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar IDI Adib Khumaidi, dalam webinar di kanal YouTube Lapor Covid-19, Jumat (9/7/2021).

Adib mengungkapkan bahwa angka kematian dokter sempat menurun saat Februari 2021. Dia mengatakan jumlah terbanyak dokter wafat akibat COVID-19 di Indonesia terjadi pada Januari 2021.

"Kemudian yang perlu menjadi perhatian memang pada saat kita bicara di bulan Februari itu sudah turun dibandingkan bulan Januari karena puncaknya terus terang di bulan Januari," kata Adib.

Adib menyampaikan pada Januari itu ada 65 dokter yang wafat, kemudian pada Februari ada 31 dokter yang wafat. Selanjutnya pada Maret ada 16 dokter yang wafat, April sebanyak 8 dokter, dan Mei 7 dokter yang wafat.

Selanjutnya, Adib mengatakan angka kematian mengalami peningkatan pada Juni, yakni 48 dokter. Angka tersebut dinilai meningkat tujuh kali lipat.

"Langsung naik pada bulan Juni 48 (dokter), jadi hampir 7 kali lipat. Kemudian di bulan Juli ini masih tanggal 9, di bulan Juli saja sudah 35," ungkapnya.

Diketahui, jumlah kasus COVID-19 bertambah 38.124 pada hari ini, Jumat (9/7). Total kasus positif 2.455.912, sembuh 2.023.548, dan wafat 64.631 jiwa.

Kasus aktif menyentuh angka 367.733, jumlah spesimen yang diperiksa 219.915, dan suspek sebanyak 118.701 orang.

(jbr/jbr)