2 Hari Tak Ada Kabar, Dokter di Riau Wafat Positif COVID di Tempat Praktik

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 13:04 WIB
Lokasi penemuan mayat dokter di tempat praktik di Riau (dok. Istimewa)
Foto: Lokasi penemuan mayat dokter di tempat praktik di Riau (dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Seorang dokter, Christian Ery (65), ditemukan meninggal dunia di ruang praktik di Siak, Riau. Dokter umum itu meninggal dunia dalam kondisi positif Corona atau COVID-19.

Kapolres Siak, AKBP Gunar Rahadiyanto, mengatakan korban ditemukan meninggal oleh warga pada Kamis (8/7/2021). Jenazah ditemukan setelah keluarga merasa curiga karena korban tidak ada kabar selama 2 hari terakhir.

"Korban ini tinggal di Pekanbaru, jadi ada praktek dokter di Minas. Pulang pergi ke tempat praktek dan 2 hari tak ada kabar," kata Gunar ketika dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (9/7/2021).

Keluarga kemudian menghubungi warga yang tinggal tak jauh dari tempat praktik. Warga kemudian melihat lampu di tempat praktik korban dalam kondisi masih hidup.

"Dilihat sama warga lampu masih hidup, kemudian hubungi Bhabinkamtibmas di sekitar lokasi. Setelah dibuka, ternyata korban sudah meninggal dunia di tempat praktiknya," kata Gunar.

Korban lalu dievakuasi Bhabinkamtibmas dan warga ke rumah sakit. Setelah dilakukan tes antigen terhadap jenazah, hasilnya reaktif Corona.

"Hasil antigen reaktif, lalu lanjutlah ke PCR dan hasilnya juga positif COVID-19. Semua yang membantu evakuasi juga sudah kami tracing, termasuk warga yang bantu dan Bhabinkamtibmas," katanya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban sempat mengeluh sakit. Dokter tersebut punya riwayat darah tinggi.

"Korban sempat mengeluh sakit, demam juga dan ada darah tinggi. Keterangan itu disampaikan pihak keluarga," kata Gunar.

Setelah dipastikan terpapar positif korban langsung dimakamkan di TPU Khusus COVID-19 di Palas. Pemakaman dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

Lihat juga Video: Balai Kota Makassar Lockdown Seminggu, 24 ASN Positif COVID-19

[Gambas:Video 20detik]



(ras/haf)