Pemerintah Nyatakan Mobilitas Warga Jabodetabek Turun Selama PPKM Darurat

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 08 Jul 2021 18:19 WIB
Jakarta -

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi, masyarakat diimbau untuk tetap di rumah. Pemerintah menyatakan mobilitas warga menurun drastis selama PPKM Darurat.

"Kabar baik lainnya terlihat penurunan drastis pada mobilitas penduduk di Jabodetabek pascapenerapan PPKM Darurat," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, dalam jumpa pers via kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (8/7/2021).

Pemerintah memantau mobilitas warga menggunakan Google Mobility Report. Hasil pantauan menunjukkan penurunan mobilitas paling tinggi terjadi pada sektor yang dikendalikan selama PPKM Darurat.

"Penurunan paling tinggi terjadi pada mobilitas ke tempat kerja, tempat umum, dan stasiun," kata Wiku.

Mobilitas warga, dalam paparan Wiku Adisasmito, 8 Juli 2021. (Tangkapan layar jumpa pers virtual)Mobilitas warga, dalam paparan Wiku Adisasmito, 8 Juli 2021. (Tangkapan layar jumpa pers virtual)

Pemerintah mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah turut serta menurunkan penularan COVID-19. Dia mengimbau warga yang bekerja di sektor non-esensial tetap bekerja dari rumah.

"Untuk perkantoran yang bukan merupakan sektor esensial untuk wajib taat pada peraturan PPKM Darurat dengan memberlakukan Work From Home (WFH) 100% pada karyawannya," kata Wiku.

(dnu/imk)