Amien Rais: Penting, Lembaga TNI-Polri Tak Terlibat Kasus Km 50

Herianto Batubara - detikNews
Rabu, 07 Jul 2021 18:33 WIB
Amien Rais (Screenshot YouTube Amien Rais Official)
Amien Rais (Screenshot YouTube Amien Rais Official)
Jakarta -

Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam laskar Front Pembela Islam (FPI) meluncurkan Buku Putih TP3 terkait penembakan enam orang laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek Km 50. Amien Rais mengatakan, TNI dan Polri tidak terlibat dalam kasus tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan politisi senior Amien Rais yang juga inisiator TP3 dalam jumpa pers peluncuran Buku Putih TP3 yang disiarkan di YouTube, Rabu (7/7/2021).

Amien menjelaskan, yang disajikan dalam buku putih tersebut adalah fakta-fakta objektif. Sebagian besar berdasarkan data dari sumber primer. Di antaranya hasil wawancara dengan saksi yang berani bersuara, wawancara dengan keluarga korban dan fakta-fakta dari video dan sebagainya.

"Setelah membaca dengan baik buku putih ini, secara kelembagaan ini penting, Polri dan TNI sama sekali tidak terlibat dalam skenario maupun implementasi dari pelanggaran HAM berat itu, alhamdulillah kira bersyukur ya," kata Amien Rais.

"Jadi teman-teman TNI dari tiga angkatan dan teman-teman Polri, Anda memang tidak terlibat baik skenario apalagi pelaksanaan. Jadi kita bangga alhamdulillah tulang punggung keamanan bangsa namanya Polri dan tulang punggung pertahanan namanya TNI itu tidak terlibat sama sekali," sambungnya.

Menurut Amien Rais, ketidakterlibatan institusi TNI ataupun Polri dalam kasus penembakan 6 anggota laskar FPI di Km 50 merupakan kabar gembira. Lantas siapa yang bertanggung jawab dalam kasus itu?

"Justru di sinilah kita perlukan keterbukaan dan sekaligus kejujuran serta proses hukum yang terbuka dan se-transparan mungkin agar selama ini kasus pelanggaran HAM ini yang dibuat remang-remang oleh pihak tertentu dan diharapkan menghilang dengan sendirinya itu tidak akan terjadi. Insyaallah never. Tidak akan terjadi," ucapnya.

Amien Rais lantas mengutip peribahasa 'seekor ayam akan kembali ke sarangnya', yang bermakna 'kejahatan akan kembali ke liang kejahatannya'.

"Itu insyaallah akan terkuak secara bertahap," ujarnya.

Simak video 'Momen Amien Rais Cs Ketemu Jokowi di Istana Bahas Kasus KM 50':

[Gambas:Video 20detik]



(hri/fjp)