Kemenkes: Testing-Tracing Corona di Jawa dan Bali Masih Jauh dari Target

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 07 Jul 2021 17:51 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi
Siti Nadia Tarmizi (Foto: dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Pemerintah melaporkan perkembangan penanganan kasus Corona di daerah PPKM darurat di Jawa dan Bali. Kasus positif Corona di Jawa Bali menurun per 6 Juli kemarin.

"Adapun total kasus konfirmasi baru yang dilaporkan di Pulau Jawa dan Bali sebanyak 24.801, menurun dari 25.271 kasus pada hari sebelumnya," kata juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers, Rabu (7/7/2021).

Nadia menyampaikan jumlah testing pada 6 Juli meningkat menjadi lebih dari 124 ribu. Namun jumlah itu masih jauh dibandingkan target testing yang ditetapkan di masa PPKM darurat.

"Terlepas dari peningkatan jumlah testing yang dilaporkan, jumlah ini masih 38 persen dari jumlah yang ditargetkan untuk dilakukan di Jawa-Bali setiap harinya, yaitu sebanyak 324 ribu tes," ujar Nadia.

Selain itu, positivity rate di Jawa dan Bali juga masih tinggi, meskipun positivity rate di Jawa dan Bali menurun dari angka sebelumnya.

"Positivity rate Pulau Jawa dan Bali juga masih sangat tinggi, yaitu 19,9 persen, walaupun positivity rate ini telah menurun dari hari sebelumnya sebesar 24,7 persen," ujar dia.

Selain testing, tracing atau pelacakan kasus Corona masih belum maksimal. Pelacakan kasus Corona jauh dari target yang ditetapkan.

"Di tingkat provinsi, pelacakan yang dilaporkan masih sangat rendah, jauh dari target yang diharapkan, yaitu sekurang-kurangnya 15 kontak erat per kasus," tutur dia.

Simak video 'Pemda Tak Boleh Kurangi Testing demi 'Turunkan' Kasus Covid-19!':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/imk)