Masih Dilakukan di RI, Pakar AS Ingatkan Semprot Disinfektan di Jalan Sia-sia

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 07 Jul 2021 14:34 WIB
Jakarta -

Pakar penyakit menular dari University of Maryland, AS Dr Faheem Younus menyoroti kegiatan penyemprotan disinfektan di jalan-jalan yang dilakukan di Indonesia. Menurutnya, penyemprotan itu sia-sia karena membuang energi dan uang.

"Benar-benar buang-buang waktu, uang, dan energi," tulis dr Faheem melalui akun Twitternya @FaheemYounus, Selasa (6/7/2021).

Dia menjelaskan bahwa penyemprotan desinfektan tidak perlu dilakukan di ruang terbuka. Berbeda dilakukan jika dilakukan di rumah sakit atau ruangan kamar pasien Corona.

"Desinfeksi permukaan TIDAK diperlukan di jalan dan ruang terbuka. Rumah sakit dan kamar dengan pasien COVID adalah cerita lain," ungkapnya.



Untuk diketahui, belakangan nama Dr Faheem Younus menjadi viral di Twitter. Pasalnya, dia rutin memberikan tips-tips seputar penanganan Corona dalam bahasa Indonesia. Padahal, dia merupakan pakar asal Amerika Serikat.

Kembali kepada soal penyemprotan disinfektan di ruang terbuka. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pernah menyatakan bahwa penyemprotan jalan dengan disinfektan adalah cara konyol untuk menghindari penularan virus Corona. Penyemprotan jalanan menggunakan disinfektan dinilai WHO tidak ada gunanya.

"Yang jelas, itu adalah hal yang tidak kami rekomendasikan. Kami tidak percaya orang-orang tertular virus dari permukaan tanah (jalanan -red)," kata Kepala Jaringan Wabah dan Tanggap Darurat Global WHO, Dale Fisher, sebagaimana diunggah DW News di akun YouTube, Kamis (2/4/2020).