Tetap Jualan Saat PPKM Darurat, Pedagang Tanah Abang Diamankan Satpol PP

Tetap Jualan Saat PPKM Darurat, Pedagang Tanah Abang Diamankan Satpol PP

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 13:20 WIB
PPKM di DKI Jakarta tengah diperketat menyikapi ledakan kasus COVID-19. Pasar Tanah Abang pun terlihat relatif lengang.
Ilustrasi Pasar Tanah Abang (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat juga mengharuskan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, tutup pada 3-20 Juli 2021. Namun masih ada saja pedagang yang bandel berjualan di Pasar Tanah Abang.

Berdasarkan video yang beredar di akun Instagram, jakarta_zone, terlihat ada seorang pedagang yang tengah diamankan oleh beberapa petugas. Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kasatpol PP Jakarta Pusat Bernard Tambunan.

"Kita masih menemukan di sekitar wilayah Tanah Abang masih ada pedagang baju yang buka, yang termasuk non-esensial," ujar Kasatpol PP Jakarta Pusat Bernard Tambunan saat dimintai konfirmasi, Selasa (6/7/2021).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan pedagang yang diamankan tersebut dianggap ngeyel, padahal sudah diimbau petugas untuk menutup dagangannya. Pedagang tersebut juga malah memprovokasi pedagang yang lain.

"Untuk menghindari yang tidak diinginkan, yang bersangkutan diamankan dan diserahkan ke Polsek Tanah Abang," kata Bernard.

ADVERTISEMENT

Pada saat pengamanan terhadap pedagang tersebut, tidak ada tindak pemukulan yang dilakukan oleh petugas. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata diketahui bahwa pedagang tersebut bukanlah warga DKI Jakarta.

"Setelah kita cek, yang bersangkutan ber-KTP Sragen, Jawa Tengah, bukan warga DKI. Oleh karena itu, kami imbau agar mematuhi PPKM darurat memang butuh pengorbanan, tapi demi kebaikan kita bersama," jelasnya.

Pedagang Pasar Tanah Abang diamankan Satpol PP karena nekat berjualan saat PPKM Darurat. (Tangkapan layar video viral)Pedagang Pasar Tanah Abang diamankan Satpol PP karena nekat berjualan saat PPKM darurat. (Tangkapan layar video viral)

Selanjutnya, soal penutupan pasar:

Diketahui, Pasar Tanah Abang harus tutup pada 3-20 Juli 2021 atau selama PPKM darurat ini. Pasar yang ditutup adalah yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya di Blok A, Blok B, dan Blok F. Pengecualian PPKM darurat berlaku untuk Blok G yang berjualan bahan pangan.

Keputusan ditutupnya Pasar Tanah Abang mengikuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM darurat Corona Virus Disease di Wilayah Jawa dan Bali.

"Jadi sesuai dengan waktu pemberlakuan PPKM (darurat), sejumlah pasar akan kita tutup, yaitu Pasar Cipulir, Pasar Tanah Abang Blok A, B, F. Untuk Blok G hanya yang menjual kebutuhan pangan saja yang tetap buka dengan kapasitas maksimal 50%," ujar Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin dalam keterangan tertulis, Jumat (2/7/2021).

Selain itu, waktu tutup pasar lainnya yang ada di DKI Jakarta juga akan mengalami perubahan waktu. Seluruh pasar akan tutup sesuai dengan aturan dari pemerintah setiap harinya selama batas waktu PPKM darurat.

"Untuk aktivitas pedagang kaki lima yang berada di area pasar yang berjualan di malam hari kami persyaratkan semuanya belanja dengan sistem take away, termasuk yang berdagang makanan dan minuman tidak boleh dilayani di tempat," tuturnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Ribut-ribut Pedagang Tanah Abang Vs Satpol PP, Tolak Lapak Ditutup!"
[Gambas:Video 20detik]
(dnu/dnu)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya



Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.
Hide Ads