ADVERTISEMENT

Polisi Ajak Warga Jaga Jalur Tikus PPKM Darurat: Jangan Kasih Lolos!

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 10:43 WIB
Jakarta -

Aparat gabungan mengawasi jalur tikus dekat penyekatan PPKM Darurat di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Namun, jumlah personel terbatas. Polisi berharap warga ikut menjaga jalur tikus supaya tidak diterobos warga yang bandel.

"Sekarang sudah ada Danramil, Kapolsek, Babinsa, dan lain-lain," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran kepada wartawan di posko pembatasan PPKM darurat Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/7/2021).

Namun dalam pelaksanaannya, dia meminta bantuan dari seluruh pihak. Masyarakat, RT, dan RW setempat diharapkan bisa bekerja sama guna melakukan penjagaan di area jalan tikus.

"Namanya juga jalan tikus. Kecil tapi banyak. Kalau hanya mengandalkan aparatur TNI dan Polri, saya kira tidak bisa. Kalau semua gang dijaga polisi, ya nggak mungkin. Butuh berapa orang kita?" ujarnya.

Terlebih, Fadil menilai COVID-19 menjadi musuh nyata yang harus diperangi. Karena itulah, dukungan dan kerja sama dari jajaran masyarakat turut diperlukan.

Ia pun mengimbau RT dan RW setempat ketat dalam menjaga wilayahnya. Adapun tujuannya, kata Fadil, agar virus COVID-19 tidak menyebar dan menyebabkan klaster baru.

"Paling pokok, ini tidak akan bisa selesai kalau tidak ada keterlibatan warga. Jalan utama kami jaga, jalan tikus nggak. Mohon dengan RT, RW jaga kampungnya, jangan kasih mereka lolos. Jangan kasih pula warganya keluar tanpa ada keperluan," pungkasnya.

Jalan tikus ditempuh pemotor dari arah Depok karena Jl Lenteng Agung disekat dalam rangka PPKM Darurat, 3 Juli 2021, siang. (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)Jalan tikus ditempuh pemotor dari arah Depok karena Jl Lenteng Agung disekat dalam rangka PPKM Darurat, 3 Juli 2021, siang. (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)

Selanjutnya, pengendara melewati jalur tikus:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT