1.934 Orang dengan Gangguan Jiwa Terpapar Corona Sejak 2020

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 04 Jul 2021 10:54 WIB
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK).
Salah satu kegiatan vaksinasi ODGJ di Tangerang (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dr Diah Setia Utami SpKJ mengatakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) memiliki risiko tinggi terinfeksi COVID-19. Sepanjang 2021, ada 829 ODGJ yang terpapar Corona.

"Berdasarkan data lapangan yang terhimpun dari Arsawakoi, sebanyak 18 RSJ telah menyediakan 1.383 tempat tidur di ruang isolasi dan 95 tempat tidur di ruang ICU. ODGJ yang terpapar COVID-19 di tahun 2020 telah menyentuh angka 1.105 jiwa dan untuk tahun 2021 ada sebanyak 829 jiwa," kata dr Diah Setia dalam keterangan tertulis di laman Kemenkes, Minggu (4/7/2021).

Dalam penanganan pasien Corona dari kelompok ODGJ, dokter juga turut memperhatikan kondisi kejiwaan pasien. Penanganan terhadap ODGJ harus lebih intensif.

"Dalam penanganannya, dokter tidak hanya memikirkan penanganan untuk menyembuhkan dari virus COVID-19 namun juga memperhatikan kondisi kejiwaannya, maka dari itu penanganan terhadap ODGJ yang terkena COVID-19 menjadi lebih intensif dan komprehensif," katanya.

Salah satu cara yang sedang ditempuh oleh Kementerian Kesehatan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian pada ODGJ adalah pemberian vaksinasi COVID-19.

Simak juga 'Rekor Lagi! Kasus Corona RI 3 Juli Tambah 27.913':

[Gambas:Video 20detik]