Hendropriyono Minta Podcast 'Orang Gila Bebas COVID' Dilihat Sesuai Konteks

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 09:50 WIB
Jenderal (Purn) Hendropriyono (Mantan Kepala BIN),
Hendropriyono (Foto: Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta -

Konten podcast Deddy Corbuzier (DC) berjudul 'ORANG GILA BEBAS COVID' dipersoalkan oleh Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS) dk gara-gara penggunaan kata 'gila'. AM Hendropriyono meminta perseteruan ini tidak perlu dilanjutkan.

"Podcast DC menghadirkan Mongol yang seorang pelawak, tentu patut disimak sebagai lelucon. Jangan tersinggung seolah-olah itu pernyataan dari para politikus atau pemegang kebijakan publik," ujar Hendropriyono, Kamis (1/7/2021).

"Perseteruan generasi penerus yang tidak perlu," katanya.

Menurut Hendropriyono, generasi muda harus saling membantu dan maju bersama, bukan malah berseteru. Deddy Corbuzier, kata Hendropriyono, dapat menolong serta mengembangkan generasi muda dengan karya-karyanya.

"Jangan malah dia mau diceburkan ke laut, hanya karena ketidaksepahaman saja semata-mata," tutur Hendropriyono.

Ia memberikan saran kepada komunitas dan organisasi pengasuh orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Hendropriyono mengusulkan agar Perhimpunan Jiwa Sehat memanfaatkan Deddy Corbuzier untuk meluruskan pengertian kata 'gila' yang sempat diperdebatkan.

deddy corbuzier cerita soal hilang keperjakaan pertama kali.Deddy Corbuzier. Foto: YouTube

"Tampil saja di podcast DC dengan tema yang sama, yang intinya meluruskan dengan sejuk tanggapan hati yang panas. Jangan saling berseteru, yang tidak akan memberi keuntungan apapun kepada siapapun," lanjut Hendropriyono.

"Atas nama generasi tua yang hampir musnah, saya mohon kalian segera bergandengan tangan lagi, demi keberhasilanmu dalam sistem negara demokrasi yang kalian pilih sendiri sejak 1998 ini. Kami yang prihatin," pungkasnya.


PJS Somasi Deddy Corbuzier

Sebelumnya PJS dan sejumlah organisasi penyandang disabilitas sebelumnya melayangkan somasi kepada Deddy Corbuzier dan komika Mongol Stres atas podcast 'ORANG GILA BEBAS COVID' di akun YouTube Deddy Corbuzier. Mereka menyoroti sebutan 'orang gila' dalam podcast Deddy Corbuzier itu.

"Sebutan 'orang gila' sudah tidak pantas digunakan untuk orang yang memiliki masalah kejiwaan. Penyebutan yang etis dan bermartabat adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)/penyandang disabilitas mental (PDM)," demikian pernyataan PJS dkk dalam tayangan YouTube PJS, Rabu (30/6/2021).

PJS dkk meminta agar podcast Deddy Corbuzier mengenai ODJG itu ditarik. Mereka juga mendesak Deddy meminta maaf.

"Kami Perhimpunan Jiwa Sehat dan organisasi masyarakat sipil yang tertulis di bawah ini menyomasi Deddy Corbuzier dan Mongol agar dalam waktu 6x24 jam sejak somasi ini disampaikan melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut," kata mereka.

"Satu, menarik unggahan berjudul 'ORANG GILA BEBAS COVID' dari kanal YouTube Deddy Corbuzier dan media lainnya di media sosialnya," lanjutnya.


Deddy Minta Maaf

Deddy Corbuzier merespons cepat keberatan PJS. Deddy kemudian meminta maaf karena menggunakan kata 'gila' dalam podcastnya.

"Akhirnya kena somasi. Ya sudah. Nggak apa-apa. Namanya manusia. Minta maaf kan baik. Jadi saya minta maaf kalau ada yang tersinggung karena kata-kata 'Gila'," tulis Deddy dalam akun Instagram resminya, Rabu (30/6/2021). Ejaan unggahan Deddy telah disesuaikan.

Simak juga 'Agustus, Jokowi Targetkan 2 Juta Suntikan Vaksin Covid-19 Per Hari':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/fjp)