Mulai 5 Juli, GeNose Tak Berlaku sebagai Syarat Perjalanan Kereta Jarak Jauh

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 03 Jul 2021 10:45 WIB
Suasana Stasiun Senen di hari pertama PPKM Darurat
Suasana Stasiun Senen pada hari pertama PPKM darurat (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah kebijakan mulai diterapkan menyusul penerapan PPKM darurat hari ini. Salah satunya, PT KAI resmi menghilangkan sementara hasil dari tes GeNose sebagai syarat bagi warga dalam melakukan perjalanan.

Kebijakan itu merujuk pada keputusan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Nantinya, kebijakan itu mulai diterapkan sejak 5 Juli 2021 hingga pemberlakuan masa PPKM darurat selesai.

"Jadi untuk GeNose masih berlaku sampai tanggal 4 (Juli). Tanggal 5 sampai masa PPKM berakhir itu hanya PCR dan antigen. Itu untuk sementara waktu selama masa PPKM darurat," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa di Stasiun Senen, Jakarta, Sabtu (3/7/2021).

Pada hari pertama PPKM darurat berlaku hingga 4 Juli besok, hasil tes GeNose masih berlaku menjadi salah satu syarat melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan kereta api. Namun, selepas tanggal itu, aturan penggunaan GeNose akan dihilangkan sementara waktu.

Eva menekankan tiap calon penumpang yang akan menggunakan kereta api jarak jauh wajib memenuhi tiap persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah selama PPKM darurat. Syarat itu mulai menunjukkan hasil bebas COVID-19 dan kartu vaksin.

"Jadi bagi calon pengguna yang tetap akan berangkat wajib memiliki kartu vaksin dosis pertama minimal. Dan juga surat PCR dengan hasil 2x24 jam dan antigen 1x24 jam," terang Eva.

Lebih lanjut Eva mengatakan ada beberapa penyesuaian dari PT KAI selama PPKM darurat berlangsung. Salah satunya adalah pengurangan jumlah operasional kereta yang diberangkatkan tiap harinya.

Selama pandemi berlangsung satu setengah tahun terakhir, ada penurunan 60 persen dari armada kereta yang diberangkatkan oleh PT KAI, khususnya di wilayah Daop 1 Jakarta. Eva menyebut selama pandemi pihaknya hanya memberangkatkan maksimal 30 kereta tiap harinya dari jumlah 71 kereta yang diberangkatkan tiap harinya sebelum pandemi.

"Pada saat PPKM darurat jumlah itu akan kembali dikurangi. Seperti weekend ini biasanya sampai 20-22 KA, hari ini hanya 11 KA. Besok mungkin akan dikurangi juga," ujar Eva.

Simak juga Video: Pintu Masuk Bali Diperketat, Tes GeNose Tidak Berlaku!

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/yld)