Hari Pertama PPKM Darurat, Kondisi Stasiun Senen Lengang Pagi Ini

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 03 Jul 2021 09:50 WIB
Suasana Stasiun Senen di hari pertama PPKM Darurat
Foto: Yogi Ernes/detikcom
Jakarta -

Kebijakan PPKM darurat yang mengatur soal pengetatan mobilitas warga mulai diterapkan hari ini. Pada penerapan hari pertama ini, kondisi Stasiun Senen tampak lengang.

Pantauan detikcom di Stasiun Senen, Jl Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu, (3/7/2021) pukul 09.00 WIB, tidak ada kepadatan di area stasiun yang melayani perjalanan kereta jarak jauh ini. Penjagaan di lokasi pun telah disiapkan sedemikian rupa.

Pengawasan masker warga pun dilakukan ketat. Petugas sesekali menegur warga yang kedapatan tidak menggunakan masker dengan benar.

Sejumlah petugas keamanan telah siap di beberapa titik area stasiun. Petugas keamanan itu berjaga mulai dari pintu masuk stasiun, tempat tunggu calon penumpang, hingga area pintu masuk ke dalam kereta.

Pos vaksinasi dan pemeriksaan antigen pun telah tersedia di lokasi stasiun. Namun hingga saat ini kondisi di dua pos itu masih terlihat sepi.

Warga yang hendak melakukan perjalanan ke luar kota menggunakan kereta api diwajibkan mengantongi kartu vaksin dan keterangan negatif antigen selama PPKM darurat.

"Kondisi saat ini lengang, mungkin masyarakat sudah tahu (aturan PPKM darurat). Jadi ada yang menunda perjalanan," kata salah satu petugas di lokasi.

Suasana Stasiun Senen di hari pertama PPKM DaruratSuasana Stasiun Senen pada hari pertama PPKM darurat (Yogi Ernes/detikcom)

Untuk diketahui, pemerintah resmi menerapkan PPKM darurat mulai 3 Juli. Aturan ini mewajibkan masyarakat yang hendak ke luar kota menggunakan transportasi umum membawa kartu vaksin.

Berdasarkan dokumen panduan implementasi pengetatan aktivitas masyarakat pada PPKM darurat di Jawa-Bali yang didapatkan detikcom, Kamis (1/7/2021), penguatan 3T (testing, tracing, treatment) terus dilakukan. Perjalanan ke luar kota diperketat.

"Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan moda transportasi jarak jauh (pesawat, bus, dan kereta api) harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksin dosis I)," demikian isi dokumen tersebut.

Selain itu, masyarakat harus membawa hasil PCR H-2 untuk transportasi pesawat. Kemudian antigen H-1 bisa dibawa untuk moda transportasi jarak jauh lainnya.

(ygs/yld)