Polisi Bakal Kandangkan Sepeda Saat PPKM Darurat, Bagaimana Nasib Starling?

Karin Nur Secha - detikNews
Sabtu, 03 Jul 2021 04:16 WIB
Pedagang Starling
Foto: Anisa Indraini
Jakarta -

Polisi mewanti-wanti masyarakat untuk menaati ketentuan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, terutama para pesepeda. Lalu bagaimana nasib penjual kopi keliling dengan sepeda atau 'starling'?

"Kan itu juga menjadi agak sulit karena nggak boleh dine in itu harusnya take away, tentu kita harus memilah," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Kombes Sambodo Purnomo Yugo kepada wartawan di Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/7/2021).

Sambodo mengatakan nantinya polisi yang bertugas di lapangan akan memilah siapa saja pengguna jalan yang boleh melintas. Nantinya tergantung bagaimana pelaksanaan di lapangan.

"Polisi akan menilai bagaimana pelaksanaan di lapangan, siapa yang boleh melintas siapa yang tidak itu beda penilaian pihak petugas yang berjaga pada saat itu," kata Sambodo.

Kemudian, dia juga mengingatkan kepada para pesepeda yang kerap kali bersepeda di sepanjang Jalur Sudirman-Thamrin agar berolahraga di sekitar rumahnya saja. Karena bersepeda tidak masuk ke dalam kategori kegiatan yang esensial saat PPKM Darurat.

"Sehingga kita menghimbau masyarakat olahraga melaksanakan di kompleknya rumah saja. Kenapa? Untuk menghindari adanya kerumunan pada saat berolahraga, khusunya yang sering terjadi di kawasan Sudirman-Thamrin," jelas Sambodo.

Nantinya, jika kedapatan pesepeda yang masih bandel bersepeda terutama di kawasan Sudirman-Thamrin polisi bakal tindak tegas mereka. Ini dilakukan sebagai bentuk upaya agar PPKM Darurat ini berjalan lancar.

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mewanti-wanti masyarakat untuk menaati ketentuan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Pesan khusus disampaikan Fadil kepada para pesepeda.

"Yang hobi naik sepeda saya ingatkan sudah berhenti naik sepeda," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (2/7/2021).

Fadil bahkan menyebut akan menyita sepeda para pesepeda yang masih nekat bersepeda saat penerapan PPKM darurat berlangsung.

"Nanti sepedanya saya kandangkan selama PPKM darurat kalau nekat naik sepeda," ujar Fadil.

Pilihan tersebut bukan tanpa alasan. Di masa PPKM darurat, dia berharap kegiatan masyarakat yang tidak mendesak benar-benar harus dibatasi.

Mantan Kapolda Jatim ini menyebut kebijakan itu bukan untuk mengekang para pesepeda. Namun, demi mencegah penyebaran virus Corona di masyarakat.

"Saya menolong jiwanya. Lebih baik saya amankan sepedanya daripada orangnya keliaran terpapar COVID atau dia menyebarkan COVID," pungkas Fadil.

Tonton video '3 Instruksi Prioritas Anies di PPKM Darurat':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)