Tolak Kelapa Sawit, 1.500 Petani Datangi Gubernur Sumsel

Tolak Kelapa Sawit, 1.500 Petani Datangi Gubernur Sumsel

- detikNews
Selasa, 21 Mar 2006 14:47 WIB
Palembang - Sekitar 1.500 petani dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendatangi kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel). Mereka menolak pembangunan sekitar 5.000 hektar perkebunan kelapa sawit yang akan menggusur sawah mereka.Massa berasal dari Desa Rinding, Kecamatan Pampangan, Kabupaten OKI. Daerah mereka termasuk yang akan dibangun Hutan Tanaman Industri (HTI) kelapa sawit oleh tiga perusahaan yaitu PT Persada Sawit Mas, PT Persada Agung Persada dan PT Subangun Bumi Andalas Woods CS."Kami mendesak Gubernur Sumatera Selatan Syarial Oesman agar mencabut izin operasi ketiga perusahaan tersebut," ujar koordinator aksi Sawiran, di kantor Gubernur Sumsel, Jl. Kapten Rifai, Palembang, Selasa (21/3/2006).Massa tiba kantor gubernur pukul 14.00 WIB dengan 20 bus dan truk. Sebelumnya mereka membacakan pernyataan sikap di kantor DPRD Sumsel.Massa sebenarnya berencana melakukan aksi pukul 11.00 WIB, namun perjalanan mereka dihambat aparat Polsek Pampangan. Setelah melakukan negosiasi selama dua jam, mereka baru dapat melanjutkan perjalanan ke Palembang yang berjarak 200 km dari Kabupaten OKI.Dalam aksinya, mereka mengenakan baju khas petani, lengkap dengan topi caping, cangkul dan arit. Mereka membawa spanduk antara lain bertuliskan "Tolak HTI di OKI", dan "Tanah Rakyat Untuk Rakyat".Massa juga melakukan aksi pembakaran padi dan palawija di halaman kantor Gubernur. Pembakaran ini adalah simbol terbakarnya sumber kehidupan petani jika HTI dibangun di daerah mereka.Saat ini massa masih menunggu gubernur dalam penjagaan ketat aparat kepolisian dan Satpol PP. Gubernur tengah menggelar jumpa pers atas kunjungan dinasnya ke Eropa selama dua pekan. (fay/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads