Jubir Jokowi: Luhut Pas Jadi Panglima Perang Lawan COVID di Jawa-Bali

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jumat, 02 Jul 2021 13:43 WIB
Poster
Luhut Binsar Pandjaitan (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Juru bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman, menilai penunjukan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pemegang komando penerapan PPKM darurat di Jawa dan Bali sangat tepat. Fadjroel mengibaratkan Luhut sebagai panglima perang.

"Beliau ini semacam panglima perang ini melawan COVID-19 di Pulau Jawa dan Bali. Beliau juga kan sebenarnya memiliki pangkat jenderal juga kan ya, jenderal purnawirawan. Jadi pas menjadi panglima perang melawan COVID-19 di Pulau Jawa dan Bali," kata Fadjroel dalam perbincangan di akun Instagram-nya, Jumat (2/7/2021).

Fadjroel lantas menjelaskan alasan Jokowi memutuskan memberlakukan PPKM darurat. Fadjroel berbicara tentang tugas presiden yang diatur di konstitusi.

"Presiden mengatakan kenapa tindakan ini harus diambil, karena Presiden menjalankan tugas konstitusional kan di dalam Mukadimah UUD 1945 untuk kenapa negara didirikan, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia," ujar Fadjroel.

Fadjroel mengatakan kasus Corona di Indonesia melonjak sangat drastis setelah kasus Indonesia sempat turun. Varian baru Corona menjadi salah satu penyebabnya.

Jokowi sebelumnya mengumumkan PPKM darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli. Jokowi menugasi Luhut untuk menjelaskan secara rinci ketentuan PPKM darurat.

"Secara terperinci bagaimana pengaturan PPKM darurat ini saya sudah meminta Menteri Koordinator Marinves untuk menerangkan sejelas-jelasnya secara detail mengenai pembatasan ini," kata Jokowi dalam pernyataan pers saat mengumumkan PPKM darurat, Kamis (1/7/2021).

Jokowi mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin protokol kesehatan. Jokowi menegaskan pemerintah bakal berupaya maksimal dalam mengendalikan pandemi.

"Pemerintah akan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mengatasi penyebaran COVID-19 seluruh aparat negara, TNI, Polri maupun aparatur sipil negara, dokter, dan tenaga kesehatan harus bahu-membahu bekerja sebaik-baiknya untuk menangani wabah ini. Jajaran Kementerian Kesehatan juga terus meningkatkan kapasitas rumah sakit, fasilitas isolasi terpusat, maupun ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan hingga tangki oksigen," ujar Jokowi.

Simak juga video 'Luhut: Saya Ingatkan, Jangan Main-main dengan Berita Hoax!':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)