Jokowi Percaya Luhut

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 16:09 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai menghadiri pertemuan COP 21 Paris, Prancis di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (2/12/2015). Jokowi mengatakan, acara COP21 ini dihadiri oleh pemimpin dari 150 negara. Di forum itu, Indonesia memberikan dukungan kepada COP21 yang berkomitmen terhadap isu perubahan iklim.
Presiden Jokowi dan Menko Luhut Binsar Pandjaitan (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Penunjukan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai komandan PPKM darurat Jawa dan Bali seolah-olah meneguhkan tingkat kepercayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi itu. Dari berbagai skema PPKM darurat, usulan Luhut-lah yang diafirmasi Jokowi.

Kepercayaan Jokowi kepada Luhut tergambar dalam pernyataan pers saat mengumumkan PPKM darurat, Kamis (1/7/2021). Jokowi menugasi Luhut untuk menjelaskan secara rinci ketentuan PPKM darurat.

"Secara terperinci bagaimana pengaturan PPKM darurat ini saya sudah meminta Menteri Koordinator Marinvest untuk menerangkan sejelas-jelasnya secara detail mengenai pembatasan ini," kata Jokowi.

Jokowi mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin protokol kesehatan. Jokowi menegaskan pemerintah bakal berupaya maksimal dalam mengendalikan pandemi.

"Pemerintah akan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mengatasi penyebaran COVID-19 seluruh aparat negara, TNI, Polri maupun aparatur sipil negara, dokter, dan tenaga kesehatan harus bahu-membahu bekerja sebaik-baiknya untuk menangani wabah ini. Jajaran Kementerian Kesehatan juga terus meningkatkan kapasitas rumah sakit, fasilitas isolasi terpusat, maupun ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan hingga tangki oksigen," ujar Jokowi.

Perintah Jokowi kepada Luhut itu rupanya disampaikan beberapa hari lalu. Kebijakan ini diambil pemerintah sebab kasus Corona di Indonesia terus melonjak drastis.

"Jadi Presiden memerintahkan saya tiga hari yang lalu... dua hari lalu, untuk menyiapkan penanganan Jawa dengan Bali yang kita sebut akhirnya dengan implementasi PPKM darurat Jawa-Bali yang akan kita jelaskan secara cepat," ujar Luhut saat membuka konferensi pers PPKM darurat di YouTube Setpres, Kamis (1/7/2021).

Luhut mengatakan Jokowi sudah memerintahkan dia menyusun aturan PPKM darurat. Menurut Luhut, keputusan penerapan PPKM darurat ini diambil dengan sejumlah pertimbangan dan meminta saran pakar.

"Dan sekarang Presiden sudah perintahkan kami untuk menyusun, dan selama empat hari kami susun dengan mendengar semua pandangan, baik dari epidemiologi, baik dari asosiasi profesi kedokteran, dari macam-macam semua sudah kita dengar. Proses pengambilan keputusan kita lakukan secara cermat, berangkat juga dari pelajaran kita selama 1,5 tahun dan juga pengalaman dari negara lain sehingga saya pikir apa yang sudah kami siapkan ini saya kira persiapan hal yang paling maksimal, dan sudah kami laporkan ke Presiden dan Presiden juga setuju dengan langkah ini, dan Presiden perintahkan supaya kita semua melakukan dengan tegas dan terukur," ucap Luhut.

2 Kali Luhut Pegang Komando Penanganan Corona

Kepercayaan Jokowi kepada Luhut ini bukan yang pertama. Sebelum itu, Jokowi juga pernah memberikan tugas kepada Luhut untuk menurunkan kasus Corona pada September 2020.

"Presiden meminta dalam dua minggu ini dikoordinasikan dan dikonsentrasi lebih khusus di 8 wilayah yang terdampak lebih besar kenaikannya. Dan menugaskan wakil ketua komite Pak Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala Satgas COVID untuk memonitor dan sekaligus melakukan evaluasi," kata Ketua KPCPEN, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Kabinet, Senin (14/9/2020) silam.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video: PPKM Darurat, Pemerintah Bakal Gelontorkan Lagi Bansos Covid-19

[Gambas:Video 20detik]