Cak Imin Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi PPKM Darurat di Ponpes

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 02 Jul 2021 13:24 WIB
Cak Imin
Cak Imin (Foto: dok PKB)
Jakarta -

Ketua Umum Partai Kebangkitan (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta pemerintah menggencarkan sosialisasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di pondok pesantren (ponpes). Cak Imin menyebut ponpes tergolong rentan.

"Pesantren harus digencarkan sosialisasi PPKM darurat karena mereka sangat rentan. Jelaskan poin-poinnya dengan detail, utamanya protokol kesehatan (prokes)," kata Cak Imin di Jakarta, Jumat (2/7/2021).

Cak Imin juga mendesak agar vaksinasi di ponpes ditingkatkan, terutama bagi para kiai, nyai, dan guru. Cak Imin prihatin mendengar kabar duka wafatnya kiai dan nyai dalam waktu yang berdekatan.

"Hampir setiap hari saya dengar kabar duka panutan kita, para kiai kita banyak yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan. Karena itu, saya minta vaksinasi untuk mereka ditingkatkan," ujar dia.

Kasus meninggalnya kiai tersebut, kata Cak Imin dalam rilisnya, memang tidak bisa disimpulkan akibat COVID-19. Namun Cak Imin menyebut rentetan kasus yang terjadi dalam kurun waktu yang tidak berjauhan patut diwaspadai imbas dari COVID-19.

"Apalagi sekarang banyak varian baru yang disebut lebih cepat menular. Jadi walaupun tidak semua (kiai yang meninggal dunia) terkonfirmasi COVID, tapi melihat seringnya kasus itu di waktu berdekatan, ya patut kita waspadai," ujarnya.

Cak Imin menyebut vaksinasi adalah usaha untuk mencegah dan itu lebih baik dilakukan ketimbang harus mengobati banyak korban yang berjatuhan. Cak Imin menyebut kiai dan nyai adalah sosok sentral di ponpes yang dibutuhkan peranannya dalam mendidik santri.

Karena itu, Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana COVID-19 DPR RI ini mengimbau pemerintah meningkatkan cakupan vaksinasi agar ponpes tetap eksis dan stabil.

"Buat kampanye dan sosialisasi secara terus-menerus tentang pandemi ini di pesantren. Dan kalau perlu, lakukan penyekatan dan pengetatan mobilisasi di pesantren secepatnya," ujar Cak Imin.

Lonjakan jumlah kasus COVID-19 yang sampai saat ini belum bisa dikendalikan dinilai Cak Imin harus dijadikan warning keras bagi pemerintah untuk memperhatikan para kiai di ponpes. Kalau diabaikan, katanya, bukan tidak mungkin jumlah korban COVID-19 di lingkungan pesantren bisa semakin bertambah.

"Potensi penyebaran di pondok pesantren yang tinggi karena yang dari luar kota banyak. Kalau tidak di-screening, kalau ada yang positif, kan berisiko nanti bisa masuk lagi (karantina)," katanya.

Simak video 'Ini 14 Poin Aturan PPKM Darurat di Jawa-Bali':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/fjp)