Round-Up

Arisan Sosialita dengan Ritual Tumbal Bikin Polisi Turun Tangan

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 02 Jul 2021 07:34 WIB
Poster
Ilustrasi medsos (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Jagat media sosial dihebohkan oleh pengakuan seorang wanita yang ditawari mengisi acara arisan sosialita yang menyelipkan ritual penumbalan manusia di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Polisi kini tengah mengusut informasi tersebut.

Narasi video viral itu awalnya memuat keterangan seorang perempuan yang mengaku ditawari menjadi master of ceremony (MC) dalam acara arisan sosialita tersebut. Acara itu disebut bakal dilaksanakan di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Sosok perempuan dalam video itu menjelaskan dia ditawari bayaran Rp 10 juta per jam jika bersedia memandu acara tersebut sendiri. Meski sempat tergiur, perempuan tersebut menyebut ada kejanggalan dalam rangkaian acara tersebut.

Masih dalam keterangan video viral tersebut, perempuan itu mengatakan akan ada pria berusia muda atau disebut 'berondong' yang akan digantung di arisan tersebut. Perempuan itu juga menyelipkan tangkapan layar percakapannya dengan pihak yang mengajaknya menjadi MC.

"Nah, si klien aku mulai jelasin rangkaian acaranya. Nanti si berondongnya mulai merangkak dan digantung. Hah, ini acara apa sih?" kata perempuan dalam video viral seperti dilihat detikcom.

Video viral itu terdiri atas tiga bagian. Pada video selanjutnya, perempuan tersebut mengatakan pria berondong di acara tersebut telah setuju untuk menjadi tumbal.

"Jadi itu tumbal untuk pesugihan. Pesugihan untuk awet muda, kecantikan, kekayaan, karier, dan lain-lain," ujar perempuan tersebut.

Terkait dengan peristiwa tersebut, polisi turun tangan membentuk tim khusus mencari tahu kebenaran informasi tersebut. Sementara itu, pembuat video pengakuan adanya arisan sosialita di Pondok Indah yang menyelipkan acara penumbalan manusia mengaku siap memberikan bukti-buktinya. Ia mengaku enggan dituding pansos dan tidak mau dianggap menyebar hoax.

Berikut fakta-fakta terkait video viral tersebut:


Polisi Lacak Kabar Viral Arisan Sosialita Tumbal Berondong

Menyikapi informasi yang tengah beredar tersebut, aparat kepolisian mengaku akan menyelidiki temuan tersebut. Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Donni Bagus Wibisono mengaku baru mengetahui adanya informasi tersebut.

Meski begitu, dia mengaku pihaknya akan menelusuri kebenaran informasi yang tengah beredar luas di masyarakat.

"Saya lacak dulu sejauh mana kebenarannya ya," kata Donni dihubungi detikcom, Rabu (30/6/2021).


Polisi Bentuk Tim Khusus Usut Viral Arisan Tumbal Berondong

Sebuah video di media sosial yang memuat adanya arisan sosialita yang menyelipkan ritual penumbalan manusia di Pondok Indah, Jakarta Selatan, kini tengah diusut kepolisian. Polisi telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.

"Ya (bentuk tim khusus), dipimpin Kanit Reskrim," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Donni Bagus Wibisono saat dihubungi wartawan, Kamis (1/7/2021).

Donni belum membeberkan lebih jauh perihal tim khusus tersebut. Dia mengatakan timnya masih bekerja mengumpulkan alat bukti dari informasi yang viral tersebut.

"Kanit Reskrim saya masih di lapangan," katanya.

Terkait kemungkinan polisi memanggil pembuat video viral tersebut, Doni enggan berkomentar. Dia menyebut hal itu masuk dalam teknis penyelidikan pihaknya.

"Nanti, itu teknis. Saya nggak mungkin membeberkan. Itu hal teknis," ujar Donni.

Lihat juga video 'Modus Bos Arisan Lebaran Tipu Emak-emak hingga Rp 1 M':

[Gambas:Video 20detik]