Dendam Lama, Pria di Sumsel Tewas Ditikam ABG Usai Terlibat Duel Maut

Prima Syahbana - detikNews
Jumat, 02 Jul 2021 00:44 WIB
Kasat Reskrim Polres Muba, AKP Ali Rajikin.
Kasat Reskrim Polres Muba, AKP Ali Rajikin. (Foto: Prima Syahbana)
Jakarta -

Terlibat duel maut seorang pria bernama M Raido Saputra (25) di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) tewas. Ia tewas usai ditikam seorang ABG berinisial TR (17), diduga dipicu dendam lama.

"Benar korban MRS meninggal dunia usai terlibat duel maut dengan seorang remaja pria yang dikenal korban," kata Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/7/2021).

Pria warga Sungai Keruh, Muba itu tewas usai terlibat perkelahian dengan terasangka TR. TR dan korban diketahui sudah saling kenal, pemicunya diduga dendam lama diantara keduanya.

"Keduanya terlibat perkelahian terkait permasalahan lama. Korban tewas bersimbah darah ditikam tersangka dengan pisau di bagian leher sebelah kiri dan pundak sebelah kiri, sehingga korban meninggal dunia di TKP," kata Ali.

Melihat korban tewas bersimbah darah, pelaku kemudian melarikan diri dengan luka tusuk di bagian pundaknya.

"Mendapati korban tewas dan pelaku melarikan diri, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polisi," ujarnya.

Dari laporan tersebut Polisi melakukan penyelidikan. Karena pelaku juga mengalami luka tusuk di bagian pundaknya oleh korban saat terjadi duel, korban akhirnya berobat ke rumah sakit.

"Korban yang menderita luka tusuk di pundaknya mendatangi rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena ketakutan dia akhirnya menyerahkan diri dan mengakui telah membunuh korban," katanya.

Saat diamankan dan di introgasi, kata Ali, tersangka mengakui telah membunuh korban pada Rabu (30/6) sekitar pukul 20.30 WIB di kawasan Sungai Keruh, Musi Banyuasin.

"Saat kita introgasi, tersangka mengaku membunuh korban dengan cara menikam korban di leher sebelah kiri dan pundak sebelah kiri sebanyak satu kali, menggunakan sebilah pisau yang di bawanya. Sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," terangnya.

Selain mengamankan tersangka, Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau, dua lembar baju dan dua lembar celana. Tersangka kini di tahan dan dijerat dengan tindak pidana pembunuhan.

"Tersangka dan barang bukti diamankan. Dia dijerat tentang tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud Pasal 338 KUHP," jelas Ali.

(dwia/dwia)