Corona Masih Meninggi, Sekolah Tatap Muka di DKI Belum Memungkinkan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 22:48 WIB
Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Ibu Kota, masih tetap berjalan di tengah lonjakan COVID-19. Salah satunya di Sekolah Memecah Pertama (SMP) Yamas, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur.
Foto ilustrasi (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan kecil kemungkinan sekolah tatap muka diselenggarakan di Ibu Kota. Sebab, kasus Corona di DKI masih menunjukkan tren naik terus alias berkurva menanjak.

"Tentu sekolah tatap muka, kita masih melaksanakan secara online, belum secara offline sesuai kebijakan di DKI Jakarta, tatap muka belum dimungkinkan sejauh angkanya masih tinggi," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (1/7/2021).

Riza menegaskan saat ini pihaknya masih memberlakukan PPKM darurat. Di mana seluruh sekolah di Jawa dan Bali wajib memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Kemudian juga sekolah seperti sebelumnya, (diselenggarakan) online. Ini merupakan pengetatan dari yang sebelumnya sehingga kita menyebutnya PPKM darurat," tegasnya.

Politikus Gerindra itu memastikan DKI Jakarta akan memperketat aktivitas warga sesuai arahan pemerintah pusat. Selama PPKM darurat, Riza meminta warga tetap berada di rumah dan mematuhi protokol kesehatan (prokes) COVID-19.

"Dan yang paling penting sekali lagi, kerja sama, dukungan dari seluruh warga Jakarta untuk tetap berada di rumah karena rumah adalah tempat terbaik dan melaksanakan protokol kesehatan," imbuhnya.

Selanjutnya, soal PPKM Darurat dan PJJ: