Doa Nabi Ayyub agar Sembuh dari Sakit

Rahma I Harbani - detikNews
Jumat, 02 Jul 2021 06:01 WIB
Kisah nabi
Foto: Ilustrasi: Mindra Purnomo
Jakarta -

Nabi Ayyub AS merupakan salah satu utusan Allah SWT yang menjadi tauladan karena kesabarannya dalam menghadapi ujian berupa sakit keras. Selama penderitaannya, Nabi Ayyub memanjatkan sebuah doa untuk kesembuhannya.

Mengutip dari buku Kitab Doa Terampuh Para Nabi karya Siti Nur Aidah, doa merupakan bentuk kerendahan hati dari seorang hamba di hadapan Allah. Bahkan bagi para nabi pun menjadikan doa sebagai senjata mereka saat menghadapi ujian yang sulit.

Adapun kisah Nabi Ayyub berdoa untuk memohon kesembuhan pada Allah ini termaktub dalam QS. Al Anbiya ayat 83 yang berbunyi:

۞ وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Artinya: "Dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang," (QS. Al Anbiya: 83).

Berdasarkan dalil di atas, bacaan bagi orang sakit yang meminta kesembuhan atau yang kerap disebut dengan doa Nabi Ayyub adalah sebagai berikut:

Doa Nabi Ayyub agar Sembuh dari Sakit

أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Bacaan latin: annī massaniyaḍ-ḍurru wa anta ar-ḥamur-rāḥimīn

Artinya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."

Menurut buku yang bertajuk Doa Andalan Para Nabi karya Musthafa Murad, mulanya Nabi Ayyub adalah seorang yang kaya-raya, mempunyai banyak anak dan binatang tunggangan terbanyak. Hingga kepemilikan tanah terbanyak pula.

Kemudian Allah SWT mengujinya dengan melenyapkan seluruh nikmat tersebut berupa penderitaan sakit kulit. Bahkan beberapa riwayat menyebut sakit yang diderita Nabi Ayyub AS semacam penyakit kusta.

Penyakit ini disebutkan sebagai penyakit yang menular dan mengeluarkan bau busuk. Hal ini yang membuat semua orang menjauhinya. Dalam kondisi tersebutlah, Nabi Ayyub terus berharap dan memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Kepribadian Nabi Ayyub yang santun terlihat pada doa Nabi Ayyub. Nabi Ayyub tidak langsung meminta kesembuhan pada Allah. Justru ia meminta untuk diperlihatkan bentuk Maha Penyayangnya Allah SWT.

Dikutip dari buku Mukjizat Doa-Doa yang Terbukti Dikabulkan Allah karya Yoli Hemdi, cara berdoa Nabi Ayyub yang santun dan penuh kesabaran inilah yang membuat Allah mengabulkan doanya. Sebagaimana yang tercantum dalam QS. Al Anbiya ayat 84, Allah berfirman:

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ ۖ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَابِدِينَ

Artinya: "Maka Kami kabulkan (doa)nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan jumlah mereka) sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Kami," (QS. Al Anbiya: 84).

Jadi, berdoalah dengan adab yang benar sebagaimana doa Nabi Ayyub AS ya, sahabat hikmah! Semoga doa-doa kita juga didengar oleh Allah SWT, aamiin.

(nwy/nwy)