Polda Sulsel Bantah Tekan Tersangka Teroris agar Cabut Praperadilan

ADVERTISEMENT

Polda Sulsel Bantah Tekan Tersangka Teroris agar Cabut Praperadilan

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 14:53 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan (Hermawan/detikcom).
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) membantah menekan tersangka teroris di Kota Makassar Wahyudi (35) agar mencabut gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Zulpan menyebut pencabutan gugatan praperadilan merupakan hak Wahyudi.

"Dicabut itu hak mereka, tidak ada penekanan, ya," kata Zulpan kepada detikcom, Kamis (1/7/2021).

Pengakuan Wahyudi mendapat tekanan agar mencabut gugatan praperadilan ini sebelumnya diungkapkan kuasa hukumnya, Abdullah Mahir. Wahyudi melalui istrinya, Syamsinar, memang telah mengajukan gugatan praperadilan di PN Makassar dengan perkara nomor 8/Pid.Pra/2021/PN Mks. Belakangan, Syamsinar datang menemui Abdullah selaku kuasa hukumnya untuk mencabut gugatan itu.

"Sidang kan tanggal 7 (Juli 2021) jadi nanti pas persidangan baru saya cabut, ajukan surat pencabutannya," ujar kuasa hukum Syamsinar, Abdullah Mahir, saat dimintai konfirmasi, Kamis (1/7).

Abdullah mengatakan, awal mula keinginan mencabut gugatan karena Syamsinar mengaku suaminya ditekan penyidik Densus 88 Polri.

"Jadi kemarin itu sore itu klien kami Syamsinar datang ke rumah bilang, 'Kak, saya mau cabut gugatan saya'. (Ditanya) 'Kenapa, Dek?' Terus dia cerita, 'Suami saya sudah tidak tahan tekanan di dalam penjara, diancam-ancam mau dihukum beratlah, pokoknya dijadikan musuh negaralah'," ujar Abdullah.

Dia juga mengatakan kliennya Syamsinar juga mengaku akan diceraikan oleh sang suami apabila tidak mencabut gugatan praperadilan tersebut.

"Akhirnya suaminya bilang begini, 'Dek, kalau kita (kamu) tidak mau cabut, pulang saja ke orang tuamu kalau begitu'. Artinya, dia ancam cerai istrinya," ucap Abdullah.

56 Tersangka Teroris Makassar Dibawa ke Jakarta

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan menyebut 56 orang tersangka teroris yang ditangkap di Kota Makassar telah diterbangkan Densus 88 ke Jakarta.

"Semuanya yang jadi tersangka itu 56. Termasuk ada 1 yang sakit (diberangkatkan)," ujar Zulpan.

Sebanyak 56 tersangka teroris itu diberangkatkan menggunakan pesawat komersial pada Kamis (1/7) pukul 11.00 Wita.

"Iya langsung dibawa ke Markas Densus 88. Karena yang bawa Densus," paparnya.

Lihat juga video 'Polisi Sita Katana dari Rumah Terduga Teroris di Babel':

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT