Anak Usaha Brantas Abipraya Terapkan Manajemen Antisuap, Ini Tujuannya

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 01 Jul 2021 10:02 WIB
Anak usaha PT Brantas Abipraya (Persero), PT Brantas Energi menggelar sosialisasi SMAP yaitu Sistem Manajemen Anti Penyuapan dalam bentuk focus group discussion (FGD). Hal itu dilakukan dalam rangka menerapkan prilaku anti korupsi dan gratifikasi di lingkungan perusahaan.
Foto: Dok. Brantas Abipraya
Jakarta -

Anak usaha PT Brantas Abipraya (Persero), PT Brantas Energi menggelar sosialisasi SMAP yaitu Sistem Manajemen Anti Penyuapan dalam bentuk focus group discussion (FGD). Hal itu dilakukan dalam rangka menerapkan prilaku anti korupsi dan gratifikasi di lingkungan perusahaan.

"Langkah ini merupakan salah satu cara kami untuk menambah pengetahuan dan pemahaman insan Brantas Energi terkait Sertifikasi ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan di BUMN," ujar Direktur Utama Brantas Abipraya Bambang E. Marsono dalam keterangan tertulis, Kamis (1/7/2021).

Bambang juga menambahkan hal ini bertujuan agar Brantas Energi, mitra kerja dan mitra usahanya memahami apa yang dimaksud sistem manajemen anti penyuapan sehingga diharapkan memiliki kesadaran dan komitmen untuk memegang teguh nilai-nilai kejujuran dalam menjalankan aktivitasnya.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Feri Wibisono mengatakan sebagai prinsip dasar, perusahaan BUMN dalam melaksanakan kegiatan usahanya, wajib menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan prinsip kehati-hatian. Menurutnya, prinsip ini perlu berlandaskan pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan juga anggaran dasar perusahaan.

"Sudah saatnya Brantas Energi dan bisnisnya menuju perusahaan yang terkelola dengan baik atau good corporate governance, agar semakin dikenal sebagai perusahaan penyedia tenaga kelistrikan melalui kegiatan investasi pembangunan pembangkit listrik yang ramah lingkungan yang lebih sehat, dan semakin meningkatkan trust di masyarakat," pungkas Bambang.

Sebagai informasi, sosialisasi SMAP itu digelar secara virtual dengan judul 'Sistem Manajemen Pencegahan Korupsi dan Anti Gratifikasi. FGD ini dihadiri jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Brantas Abipraya dan Brantas Energi ini, mengundang Feri Wibisono, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Republik Indonesia (JAMDATUN RI) sebagai narasumber, serta insan Abipraya, Brantas Energi juga mitra Brantas Energi.

(akd/ega)