3 Pria di Medan Ditangkap Gara-gara Curi Pistol Polisi

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 30 Jun 2021 18:04 WIB
Konferensi pers penangkapan pencuri pistol polisi di Medan (Datuk-detikcom)
Konferensi pers penangkapan pencuri pistol polisi di Medan. (Datuk/detikcom)
Medan -

Tiga pria di Medan ditangkap polisi. Ketiganya ditangkap gara-gara diduga mencuri senjata api saat dari rumah milik anggota Polair Polda Sumut.

"Tersangkanya ada tiga orang, yaitu YAP (33), JH (31), dan NR (28)," kata Kapolsek Helvetia, Kompol Pardamean Hutahaean, Rabu (30/6/2021).

Pardamean mengatakan peristiwa itu berawal pada Rabu (23/6). Saat itu, YAP didatangi oleh JH di rumahnya. Keduanya sepakat melakukan pencurian di rumah korban yang berada di Jalan Istiqomah, Medan.

Aksi pencurian kemudian dilakukan pada Kamis (24/6) dini hari. Setiba di lokasi, JH mencongkel jendela rumah korban dan membuka pintu utamanya yang saat itu kuncinya tidak dicabut oleh korban.

"Setelah pintu terbuka, YAP masuk dan mengambil tas milik korban. Tersangka YAP mengambil senjata api dinas milik korban yang ada di dalam tas. Setelah itu, tersangka YAP menyerahkan satu buah tas sandang berisi baret dan charger beserta 2 unit HP kepada JH," ujar Pardamean.

YAP kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor dan JH kembali ke rumahnya yang berdekatan dengan rumah korban. Sedangkan korban terbangun karena mendengar suara sepeda motor.

Korban melihat pintu rumah sudah terbuka dan tas sandang berisi pistol dinas serta 15 butir amunisi sudah lenyap. Korban kemudian melapor dan kemudian polisi mulai melakukan penyelidikan.

"Petugas menangkap tersangka YAP. Dia pun mengakui perbuatannya," sebut Pardamean.

Setelah itu, polisi menangkap JH di lokasi berbeda. Pardamean mengatakan, berdasarkan hasil interogasi, JH mengaku menitipkan tas curian itu kepada NR, yang kemudian juga ditangkap polisi.

"Ingin menguasai barang milik korban (motifnya)," ucap Pardamean.

Para tersangka dijerat Pasal 363 ayat (2) Jo 55, 56 KUHP. Polisi juga mengamankan pistol serta barang curian lain dari para tersangka.

(haf/haf)