Polisi Rekonstruksi Kasus Mayat Dibakar di Maros Sulsel

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 30 Jun 2021 17:43 WIB
Rekonstruksi kasus mayat dibakar di Maros, Sulsel (Hermawan/detikcom).
Rekonstruksi kasus mayat dibakar di Maros, Sulsel (Hermawan/detikcom)

Penganiayaan selama berhari-hari tersebut membuat korban meninggal pada Kamis (10/6) pagi, yakni sekitar pukul 08.00 Wita. Dalam kondisi ini, para pelaku mulai panik.

Di tengah kepanikan karena korban tewas, pelaku utama Amin mulai menyusun rencana. Pada akhirnya, korban dibawa ke Kecamatan Mallawa, Maros, hingga mayatnya dibakar di sana.

Mayat Riyan Dibungkus Selimut

Sebelum mayat tersebut dibakar di Maros, Amin selaku otak kasus ini sempat berencana membawa jasad Riyan ke Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Namun, karena kekurangan biaya, Amin memutuskan membawa mayat Riyan ke Maros.

Atas kesepakatan tersebut, kata Zulpan, mayat Riyan mulai dibungkus pakai selimut. Pelaku juga menyewa mobil rental. Mayat Riyan mulai benar-benar dipindahkan ke mobil pada pukul 02.00 Wita, Jumat (11/6).

Dalam perjalanan, Amin sempat membeli 2 botol air mineral dalam kemasan berukuran 1,5 liter. Air tersebut dibuang, sementara botolnya diisi bensin.

Tepat pukul 04.00 Wita, Jumat (11/6), Amin cs tiba di Bukit Kemiri, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros. Selanjutnya mayat Riyan mulai dibakar untuk menghilangkan jejak pembunuhan.


(hmw/nvl)