Polisi Rekonstruksi Kasus Mayat Dibakar di Maros Sulsel

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 30 Jun 2021 17:43 WIB
Rekonstruksi kasus mayat dibakar di Maros, Sulsel (Hermawan/detikcom).
Rekonstruksi kasus mayat dibakar di Maros, Sulsel (Hermawan/detikcom)
Maros -

Polisi menggelar rekonstruksi kasus Riyan (20), pria yang mayatnya dibakar di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ada 42 adegan yang diperkirakan para tersangka dalam rekonstruksi di tiga lokasi berbeda.

"Tersangka yang kita bawa ini ada sembilan orang. TKP-nya ada tiga tadi," ujar Wadirkrimum Polda Sulsel AKBP Akbar kepada wartawan, Rabu (30/6/2021).

Akbar mengatakan rekonstruksi pertama dilakukan di wilayah Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros. Kemudian rekonstruksi juga dilakukan di rumah tersangka wanita berinisial L, yakni Jalan Sungai Limboto, Makassar. Sementara itu, rekonstruksi terakhir digelar di Hotel Pantai Wisata, Jalan Haji Bau, Makassar.

Pantauan detikcom, pelaku utama sekaligus otak pembunuhan, yakni Muhammad Anwar alias Amin (19), dihadirkan ke lokasi, beserta delapan tersangka lainnya inisial DAS, FS alias R. H alias L (perempuan), HP, TH, AI, D, dan MA juga dihadirkan.

Tampak para pelaku dibawa menggunakan kendaraan taktis (rantis) milik Ditreskrimum Polda Sulsel. Seusai rekonstruksi, AKBP Akbar mengungkapkan total ada 42 adegan yang diperankan para tersangka, yakni mulai saat korban dibawa ke hotel hingga berakhir saat mayatnya dibakar para tersangka di wilayah Kecamatan Mallawa, Maros.

"Untuk rekonstruksi hari ini ada kurang-lebih 42 adegan dari tiga lokasi. Yang jelas kematian korban di Jalan Sungai Limboto," ucap Akbar.

Akbar juga mengatakan, hasil rekonstruksi mengungkapkan bahwa korban meninggal dunia setelah dianiaya secara bersama-sama oleh pelaku dengan cara dipukul dengan tangan kosong hingga dengan ikat pinggang.

"Kayaknya semua karena pemukulan ya. Karena dipukul, mungkin dengan tangan, termasuk yang kemarin yang diinfokan itu, dia menggunakan ikat pinggang seperti penjelasan Kapolda," kata dia.

"Hasil rekonstruksi penyebab korban meninggal sesuai keterangan Dokkes yang disampaikan di Polda kemarin," sambung Akbar.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.