Ganasnya Corona! 3 Fasilitas Isolasi DKI Terisi 43% Hanya dalam Sepekan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 30 Jun 2021 12:03 WIB
Isolation Quarantine Coronavirus Covid 19
Foto ilustrasi isolasi: (Getty Images/Xesai)
Jakarta -

Pemprov DKI mengungkapkan data tempat isolasi pasien Corona (COVID-19) di Jakarta yang berada di tiga lokasi, tingkat keterisiannya naik 43 persen dalam sepekan. Tiga lokasi itu adalah Rusun Nagrak, Ragunan, dan TMII.

"Keterisian fasilitas isolasi terkendali. Rusun Nagrak, Ragunan, dan TMII dalam waktu satu minggu, keterisian fasilitas isolasi terkendali di tiga lokasi tersebut langsung naik hingga terisi 43 persen dari kapasitas," demikian isi dokumen yang diterima detikcom, Rabu (30/6/2021).

Data ini dijabarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rakor PPKM darurat yang dipimpin oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada Selasa (29/6/2021).

Pemprov DKI juga saat ini sedang menyiapkan 28 lokasi baru untuk isolasi. Salah satunya Rusun Pasar Rumput, yang bisa menampung pasien Corona mencapai 6.534 pasien.

"Di luar tiga lokasi tersebut sedang disiapkan 28 lokasi baru, termasuk Rusun Pasar Rumput, dengan total kapasitas tambahan 6.534 pasien isolasi. Dan mengkaji dan menyiapkan penggunaan Rusun Daan Mogot dan Rusun Pulogebang dengan potensi kapasitas 1.500 pasien," bunyi dokumen itu.

Kasus Varian Delta Dominan di DKI

Lebih lanjut, dokumen tersebut juga memaparkan temuan kasus Corona varian baru di Jakarta. Varian Delta disebut mendominasi kasus di DKI.

Dokumen itu menyebutkan Pemprov DKI telah melakukan identifikasi terhadap 128 kasus varian baru di Jakarta yang termasuk variant of concern, dengan proporsi Delta 111, Alpha 11, Beta 5, Kappa 1.

"Varian Delta mendominasi sebesar 87 persen dari total temuan kasus varian baru yang telah diverifikasi di Jakarta," bunyi slide itu.

Data itu juga menyebutkan kasus varian baru juga banyak diidentifikasi pada segmen anak-anak usia balita dan usia 6-18 tahun.

Rinciannya sebagai berikut:

0-5 tahun: 29 orang
6-18 tahun: 26 orang
19-59 tahun: 71 orang
60 ke atas: 2 orang.

Simak video 'Indonesia Masuk Gelombang Kedua Kenaikan Kasus COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/imk)