Rumah Warga Terpapar COVID-19 di Kota Palu Ditempeli Label

Antara - detikNews
Rabu, 30 Jun 2021 01:36 WIB
Zona Merah Corona Jawa Barat Ada Di Mana Saja? Ini Sebarannya
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) menempeli label setiap rumah warga yang di dalamnya terdapat orang yang terkonfirmasi positif terpapar COVID-19. Langkah ini diambil Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dalam rangka menekan angka kasus penyebaran COVID-19.

Seperti dilansir Antara, Rabu (30/6/2021), rumah warga yang terkonfirmasi COVID-19 dilabel dengan tulisan 'Dalam penanganan petugas COVID-19 sampai selesai masa isolasi'.

Pelabelan akan dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 kelurahan bersama petugas dari Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu dan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

Pengawasannya dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Kota Palu. Sedangkan untuk penanganan medis kasus COVID-19 yang pasiennya diisolasi mandiri dipantau oleh Satpol PP Palu dan Satgas COVID-19 kelurahan.

Selain itu, setiap kegiatan yang menimbulkan keramaian harus mengajukan izin dari Satgas Penanganan COVID-19 Kota Palu. Jika tidak mendapatkan izin maka kegiatan tersebut tidak boleh dilaksanakan. Jika tetap dilaksanakan maka akan diberi sanksi tegas.

Saat ini Kota Palu masuk zona merah atau zona dengan risiko tinggi terjadi penularan dan penyebaran COVID-19. Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulteng, secara kumulatif total warga yang telah terpapar COVID-19 di Palu sebanyak 3.471 orang.

Dari 3.471 orang tersebut, 3.227 orang dinyatakan telah sembuh, 106 orang meninggal dunia dan 138 orang yang terkonfirmasi COVID-19 saat ini masih menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan setempat.

(rfs/rfs)